PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
CianjurHOME

Warga Tiga Desa di Wilayah Kecamatan Sindangbarang Berharap Adanya Jembatan Permanen

286
×

Warga Tiga Desa di Wilayah Kecamatan Sindangbarang Berharap Adanya Jembatan Permanen

Sebarkan artikel ini

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

MMN.co, Cianjur – Warga di tiga desa yang masuk wilayah kecamatan Sindangbarang, Cianjur Selatan, Jawa Barat, berharap adanya jembatan permanen yang bisa dilalui kendaraan roda empat (mobil-red) yang menghubungkan desa Girimukti, Sirnagalih juga Muara Cikadu.

Pantuan MMN.co, memang sudah ada jembatan gantung yang membentang di kali Cikadu yang tepatnya berada di kampung Bojong Koneng Cieurih, desa Girimukti, dan jembatan tersebut setiap harinya di lalui oleh warga di tiga desa yakni Sirnagalih, Muara Cikadu dan Girimukti.

Jembatan gantung yang panjangnya mencapai 120 meter dengan lebar 1,6 meter kini kondisinya sudah lapuk dan tua dimakan usia. Wargapun khawatir suatu saat jembatan itu akan ambruk.

Kepala desa Girimukti, Dodi mengatakan, tentunya kami sangat membutuhkan jembatan permanen.

“Warga desa Girimukti dengan jumlah jiwa sekitar 5333 jiwa yang setiap harinya melintas jembatan gantung tersebut, baik yang membawa hasil buminya juga lain nya,” ujar Dodi kepada MMN.co, saat ditemui dikantornya, Senin (7/3/2022).

Jembatan gantung yang menghubungkan tiga desa kini kondisinya sudah lapuk, besi tiang penyangganya sudah berkarat.

“Kami khawatir jembatan gantung yang membentang di kali Cikadu ini suatu saat ambruk,” ucapnya.

Jembatan gantung kali Cikadu di kampung Bojong Koneng dibuat pada tahun 2007, sehingga usianya sekarang sudah mencapai 15 tahun lamanya.

“Kami mewakili warga desa Girimukti dan warga di tiga desa ingin adanya pembangunan jembatan permanen yang bisa dilalui oleh kendaraan roda empat (mobil-red) dari Pemerintah Provinsi juga Pusat, sebab dengan adanya jembatan permanen akan menopang roda perekonomian warga masyarakat desa kami,” ungkapnya.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *