PEMALANG – Sejumlah warga di beberapa kecamatan di Kabupaten Pemalang mengeluhkan pelayanan PT PLN (Persero) setelah terjadi pemadaman listrik yang berlangsung selama beberapa jam tanpa pemberitahuan sebelumnya, Selasa (9/6/2026).
Wilayah yang terdampak pemadaman antara lain Kecamatan Pulosari, Randudongkal, Warungpring, Ampelgading, dan Ulujami. Pemadaman dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB hingga 19.30 WIB.
Sementara itu, sejumlah wilayah lain seperti Kecamatan Petarukan, Taman, dan Pemalang Kota dilaporkan tidak mengalami gangguan listrik dan tetap mendapatkan pasokan normal.
Kondisi tersebut memicu keluhan warga karena pemadaman terjadi secara tiba-tiba di tengah aktivitas masyarakat, terutama menjelang waktu Maghrib.
Diyah (34), warga Kecamatan Ampelgading, mengaku kecewa dengan layanan PLN karena tidak ada informasi sebelumnya terkait pemadaman yang terjadi.
“Menjelang Maghrib tiba-tiba listrik padam. Saya juga menghubungi saudara yang tinggal di daerah lain dan mengalami hal yang sama. Padahal kami rutin membeli token dan membayar listrik,” ujarnya.
Menurut Diyah, pemadaman listrik tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan kerusakan peralatan elektronik akibat seringnya gangguan listrik.
Keluhan serupa disampaikan Taufik, warga Desa Cibuyur, Kecamatan Warungpring. Ia mempertanyakan penyebab pemadaman yang terjadi secara mendadak.
“Mati listrik tiba-tiba, padahal pembayaran listrik tidak pernah terlambat,” katanya.
Selain mengganggu kenyamanan warga, frekuensi pemadaman yang cukup sering juga dinilai dapat berdampak pada aktivitas usaha kecil dan kegiatan masyarakat pada malam hari.













