SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
DaerahHOMEKab. PemalangPeristiwa

Kebakaran Lahan Melanda Kelangdepok Bodeh Pemalang

140
×

Kebakaran Lahan Melanda Kelangdepok Bodeh Pemalang

Sebarkan artikel ini
1001315590
Petugas damkar Pemalang memadamkan api.( Foto : Ragil )

PEMALANG Kebakaran lahan terjadi di wilayah Kelang Depok, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang pada Rabu malam, 8 Juli 2026 sekitar pukul 23:30 WIB.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Peristiwa ini sempat membuat warga sekitar khawatir karena api cukup besar di area lahan kosong. Namun beruntung api tidak sampai merembet ke pemukiman warga.

Petugas Damkar dari Pos Comal, Kabupaten Pemalang langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Berkat kesigapan petugas, api berhasil dipadamkan dengan cepat sehingga tidak menimbulkan kerusakan lebih luas.

Kabid Damkar dan Penyelamatan Pemalang Nurokhman,saat dikonfirmasi menuturkan, jika Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui, masih proses penelusuran,

“Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Diduga kuat akibat cuaca kering dan angin di musim ketiga yang membuat lahan mudah terbakar,” tutur Nurokhman, pada Kamis ( 9/7;).

Dirinya mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak melakukan hal-hal yang memicu potensi terjadinya kebakaran.

“Hindari membakar sampah sembarangan dan selalu menunggu sampai padam aktivitas membakar sampah sekecil apapun di lingkungannya, tidak membuang puntung rokok serta aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran di musim kemarau,” tutupnya.

Warga diminta segera melapor ke Damkar melalui saluran 112 atau perangkat desa jika melihat titik api. Mari bersama menjaga lingkungan agar kejadian serupa tidak terulang lagi. (Ragil).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *