SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
DaerahKab. PemalangLingkungan

Berkah Surutnya Air, Bocah Di Pemalang Berburu Ikan Genus Rasbora

148
×

Berkah Surutnya Air, Bocah Di Pemalang Berburu Ikan Genus Rasbora

Sebarkan artikel ini
1001315454
beberapa anak kecil di Pemalang sedang berburu ikan Genus Rasbora atau ikan wader.( Foto : Ragil )

PEMALANG Musim kemarau yang membuat debit air menyusut rupanya membawa berkah tersendiri bagi anak-anak di Dusun Mengoneng, Kelurahan Bojongbata, kecamatan Pemalang,. Alih-alih mengeluh karena saluran irigasi pertanian mengering, anak-anak ini justru menjadikannya sebagai arena bermain yang seru dan menguntungkan: berburu ikan wader.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Fenomena ini menjadi pemandangan yang unik dan menyegarkan. Berbekal peralatan seadanya seperti ember kecil, jaring seser, dan tangan kosong kumpulan bocah tampak antusias menyusuri dasar saluran irigasi yang kini berupa kubangan-kubangan kecil berlumpur.

Mereka dengan lincah mengejar ikan wader ( Genus Rasbora) jenis ikan air tawar mungil yang dikenal gesit namun menjadi primadona karena rasanya yang gurih.

Gelak tawa dan teriakan riang saling bersahutan setiap kali ada yang berhasil menangkap ikan. Meski harus berbasah-basahan dan berlumuran lumpur, hal itu tidak menyurutkan semangat mereka.

Ghoni ( 7 ) salah satu anak kampung Mengoneng yang dikenal cukup piawai dalam menangkap ikan mengaku sangat senang bisa ikut berburu ikan, saat terjadi pengeringan saluran irigasi tersebut,

“Senang bisa nangkap ikan,nanti kalau sudah gantian berburu belut,,” ujarnya, pada Kamis ( 9/7/26 ).

Ikan-ikan yang berhasil dikumpulkan nantinya akan dibawa pulang untuk digoreng menjadi lauk lezat atau diberikan kepada hewan peliharaan.

Menurut Pendi ( 50 ) seorang tokoh Masyarakat Kampung Mengoneng, berburu ikan saat pengiringan irigasi merupakan semacam tradisi turun temurun di lingkungannya,

” Sejak saya kecil jika irigasi mengalami pengiringan ya sama dimanfaatkan untuk berburu ikan,” tuturnya sambil ketawa mengingat masa kecilna. (Ragil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *