Berbagai kegiatan itu, kata dia, diadakan oleh tenaga pendidik dan kependidikan, rumpun Angkasa (IPS) dan rumpun Oxygen (IPA). Peserta didik beraktivitas terkait keikutsertaan pada kegiatan-kegiatan lomba.
“Baru saja kita melaksanakan kegiatan Istighosah sebagai ungkapan rasa syukur bahwa di usia yang ke 63 kita masih diberikan kelancaran dalam pengelolaan pendidikan,” ungkap Agam.
Ia menyebutkan, pada rangkaian kegiatan Dies Natalis kali ini, sekolah senantiasa memberikan kesempatan kepada para pendidik, tenaga kependidikan serta peserta didik SMA Negeri 1 Cianjur untuk mengaktualisasikan bakat, kemampuan serta potensi yang dimiliki dalam berbagai kegiatan. Antara lain meliputi kegiatan sosial, olahraga, science, literasi, pengabdian pada masyarakat, seni dan budaya serta kegiatan religius.
“Kegiatan lainnya ada seminar kebangsaan yang dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober lalu. Kemudian kegiatan gerakan literasi unggulan sekolah yaitu kegiatan menulis buku dalam waktu 30 hari yang diikuti oleh siswa,” jelas Agam.
“Kemudia ada kegiatan Sayembara Desain Logo, Gowes Acalapati, Upacara Bendera dengan petugas pelaksananya Tenaga Pendidik dan Kependidikan SMAN 1 Cianjur, Launching Gerakan Unggul Literasi Sekolah (GEULIS) 63, Launching Smansa Hejo Citarum Harum (SHCH), bakti sosial kepada anak yatim dan santunan ke Panti Jompo serta kegiatan lainnya,” sambungnya.
Kegiatan kemudian ditutup oleh Festival Panghid 62 yang di dalamnya terdapat “Karnaval dari Negeri Dongeng” yang berisi tampilan kreasi seni budaya seluruh siswa dan guru SMAN 1 Cianjur.















