“Saya tanya ke Kang Erry (Ketua DPD Golkar Tasikmalaya, Erry Purwanto, red) berapa target kita pada 2024, 10 kursi atau 14 kursi nih?,” tanya Kang Ace membuka dialog spontan dengan para kader peserta Rakerda.
Disini ada 7 daerah pemilihan (Dapil) berarti, sebut Kang Ace, kalau setiap dapil kita targetkan 2 kursi berarti kedepan kita harus menang 14 kursi DPRD. Namun demikian Kang Ace berpesan agar target yang ingin dicapai tidak asal target, tetapi harus berdasarkan hitungan-hitungan kalkulatif yang terukur.
“Sebelumnya kita hadir di Banjar, Pangandaran, Ciamis dan lain-lain, semuanya berkomitmen akan menargetkan 2 kursi setiap Dapil. Karena itu agar kita kuat dan kokoh maka kontek penyusunan fungsionaris harus diisi oleh orang-orang berkualitas dan mau bekerja. Semua kader di partai ini memiliki berkesempatan yang sama untuk berkompetisi,” seru Kang Ace disambut tepung tangan riuh para kader.
“Kita gaet semua potensi-potensi yang dimiliki. Tidak ada parpol yang mempunyai organisasi sehebat Golkar. Kita punya apapun termasuk dalam membangun kerjasama dengan kalangan ulama dan pesantren, mari kita maksimalkan semua kekuatan itu,” pinta Kang Ace yang juga Wakil Ketua Komisi VIII DPRRI itu.
Kang Ace menegaskan, revitalisasi penggalangan dengan ulama dan pesantren harus terus dilanjutkan dan dipelihara. “Saya selaku ketua partai meminta agar semua kader Golkar selalu berada ditengah-tengah pesantren. Termasuk ketika berbicara soal kepemimpinan dan kemaslahatan bangsa,” ujarnya.
Tasharruf Al-Imam
Didepan Wakil Bupati Tasikmalaya, Cecep Ainul Yakin, Kang Ace, yang dikenal sebagai jebolan pesantren ini, sempat memaparkan garis kebijakan Partai Golkar dalam menentukan kepemimpinan politik. Menurut dia bagi Golkar dasar kebijakan dan tindakan pemimpin adalah untuk kemaslahatan umum atau dalam bahasa santrinya “tasharruf al-imam `ala al-ra`iyyah manuthun bi al-mashlahah’.















