PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
Daerah

Heboh! ASN Tanah Datar Diduga Kampanye Saat Penyaluran Bansos, Publik Pertanyakan Sikap Bupati

107
×

Heboh! ASN Tanah Datar Diduga Kampanye Saat Penyaluran Bansos, Publik Pertanyakan Sikap Bupati

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Tanah Datar – Sebuah video yang beredar di media sosial memicu kontroversi mengenai dugaan kampanye oleh Kepala RPJS Bidang Rehabilitasi, Perlindungan dan Jaminan Sosial, Suci Indriani.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Tidak hanya Suci, dugaan yang sama juga ditujukan kepada Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Datar, Afrizon, S.Ag.

Dalam video durasi 01.25 detik, tampak Suci Indriani diduga kampanye didalam masjid saat memberikan bantuan sosial.

Suci Indriani mengakui bahwa orang dalam video tersebut adalah dirinya. Ditemani oleh stafnya, Novira.

“Pernyataan serupa disampaikan kepada penerima bantuan di beberapa nagari dan kecamatan lainnya,” ucap Suci kepada awak media pada Senin (26/8/ 2024), di ruang kerjanya seperti dilansir dari Sumaterapost.co.

Hal sama viral video di media sosial Tiktok akun Suara Lukhan Nan Tuo tampak Afrizon diduga turut berkampanye saat memberikan bantuan sosial.

Menanggapi hal ini, Afrizon, S.Ag., saat dihubungi melalui pesan WhatsApp pada hari yang sama, hanya memberikan jawaban singkat

“Bagaimana saya mau kasih komentar tentang saya sendiri?,” katanya.

Sementara itu, Junaedi TD, mantan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikenal dengan sapaan Edi TD, memberikan pendapatnya terkait masalah ini.

“Tidak pantas ASN terlibat dalam kegiatan yang terkesan kampanye saat menyalurkan bantuan sosial. Terlebih, dana bantuan tersebut berasal dari uang negara yang digunakan untuk mempromosikan bupati. Ini bukan sosialisasi, tapi kampanye terselubung, dan jelas terlarang bagi ASN,” terangnya melalui pesan WhatsApp.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *