Ditempat terpisah, Hendar Hendardin selaku Kepala desa Sukamulya menjelaskan jembatan tersebut berada di wilayah batas desa antara desa Sukamulya dan Cisaranten yang masuk jalur jalan Kabupaten Cianjur yang menghubungkan Kecamatan Cikadu dan Cibinong.
“Jembatan Cisarua merupakan akses satu satunya bagi warga kami dan warga lainya yang setiap harinya hilir mudik menggunakan kendaraan baik roda dua dan empat. Sementara kondisi jembatan sudah sangat mengkhawatirkan karena kayu kayunya sudah tua dan gelagar besi besinya sudah lapuk, sehingga kami khawatir nantinya terjadi kecelakaan yang menimpa warga kami atau penguna jalan lainya,” jelasnya kepada MMN.co, Rabu (19/1/2022).
Jembatan Cisarua yang panjang nya mencapai 51 meter dengan lebar 2,35 meter dikedalaman 49 meter kali Cisarua mengunakan gelagar besi lapuk dengan hamparan kayu kayu. Dahulu pernah ada perbaikan pada tahun 1971 tetapi hingga saat ini belum ada lagi perbaikan bantuan dari pemerintah.
“Karena kondisi jembatan sudah makin lapuk dikhawatirkan terjadi kecelakaan seperti tahun yang lalu ada salah seorang warga yang mengunakan kendaraan roda dua motor pernah jatuh motor nya tetapi orang nya selamat maka kami inisiatif bersama warga lainya dengan secara gotong royong memperbaiki secara swadaya jembatan tersebut,” tambahnya.
Upaya Pemdes selama ini sudah mengajukan kepada pihak pemerintah kabupaten Cianjur dan pada tahun 2018 berhasil ada bantuan untuk pembangunan baru tiang pancang abutmen jembatan, tetapi sampai saat ini pembangunan nya mangkrak tidak ada kelanjutnya padahal itu tinggal memasang gelagar besi jembatannya saja.















