Namun sekali lagi, tutur Kang Ace, perubahan tidak akan berhasil jika hanya berpangku tangan nanti pada 27 November 2024.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
“Saya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jabar, memerintahkan seluruh kader untuk memenangkan pasangan Syakur-Putri. Saya meminta dan menginstruksikan kepada kader-kader, terutama dari Partai Golkar, awas di TPS masing-masing, perolehan suara Syakur-Putri harus minimal 70 persen,” tuturnya.
Menurut Kang Ace, tidak ada pasangan yang lebih hebat dari Syakur-Putri. Syakur Amin adalah akademisi. Lahir dari keluarga ulama besar. Berpendidikan tinggi. Sedangkan Putri Karlina adalah seorang dokter. Lahir dari keluarga penegak hukum.
“Tentu memiliki pengalaman yang cukup untuk membawa perubahan bagi Kabupaten Garut yang lebih baik,” ucap Kang Ace.
Karena itu, Kang Ace meminta para pendukung dan simpatisan tidak lupa pada 27 November 2024 jangan bangun kesiangan sehingga tidak bisa menyalurkan hak suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Saya ingin memastikan kepada seluruh relawan, kader partai, kita didukung oleh tujuh partai besar dan empat partai nonparlemen. Dilihat dari kekuatan, kita seharusnya menang,” ujarnya.

Kang Ace menuturkan, cawabup Garut Putri Karlina menyampaikan, awalnya orang skeptis (meragukan), menganggap enteng pasangan Syakur-Putri.
“Tetapi sekali lagi, kemenangan itu harus dijemput. Kemenangan harus diraih, bukan datang begitu saja,” tutur Kang Ace.
Dalam kesempatan itu Kang Ace mengingatkan, masih ada waktu untuk menggalang dukungan dan kekuatan dari rakyat. Pastikan tetangga, keluarga, dan saudara, memilih pasangan nomor 2 Syakur-Putri untuk perubahan Kabupaten Garut.















