PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
DaerahKab. TegalKesehatan Masyarakat

Kekeringan Melanda Sejumlah Desa di Kabupaten Tegal, PMI Distribusikan 4.000 Liter Air Bersih

377
×

Kekeringan Melanda Sejumlah Desa di Kabupaten Tegal, PMI Distribusikan 4.000 Liter Air Bersih

Sebarkan artikel ini
1001214224
Warga mengantre pembagian air bersih dari PMI Kabupaten Tegal, Rabu (8/7/26). (Poto : Istimewa)

TEGAL – Dampak krisis air bersih akibat kemarau 2026 di Kabupaten Tegal terus meluas. Palang Merah Indonesia [PMI] , Kabupaten Tegal kembali menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah terdampak, Rabu [8/7/26].

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Kegiatan distribusi 4.000 liter air bersih menyasar Desa Kedungkelor, tepatnya Dukuh Bojongkelor, Kecamatan Suradadi. Ratusan KK di desa tersebut kini mulai mengalami krisis air bersih.

Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo, mengatakan distribusi air bersih ini merupakan bentuk kepedulian PMI terhadap warga yang terdampak kekeringan.

“Kemarau tahun ini cukup panjang sehingga banyak sumur warga yang kering. Kami hadir untuk memastikan kebutuhan air bersih warga terpenuhi, terutama untuk minum, masak, dan kebutuhan sehari-hari,” jelas Iman.

Iman menambahkan, PMI Kabupaten Tegal akan terus memantau wilayah-wilayah yang mengalami krisis air. Pendistribusian akan dilakukan secara bergilir sesuai laporan dan data di lapangan.

Warga Dukuh Bojongkelor menyambut baik bantuan tersebut. Sejumlah ibu-ibu dan pemuda terlihat antre membawa ember dan jerigen untuk menampung air.

“Tolonglah kami, bantuan air bersih harusnya dikirim tiap dua hari sekali karen air beraih benar-benar mulau sulit, air sumur sudah mulai berkurang dan keruh,” ujar Martono, salah satu warga.

Krisis air bersih di sejumlah desa di Kabupaten Tegal dipicu musim kemarau panjang tahun 2026 yang menyebabkan debit sumur dan sumber mata air menurun drastis.

PMI mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa apabila membutuhkan bantuan distribusi air bersih lanjutan.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *