Labuhanbatu–Komando Distrik Militer (Kodim) 0209/Labuhanbatu menggelar pertemuan bersama wartawan dan awak media di Aula Makodim 0209/LB, Jalan Pramuka, Rantauprapat, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan mempererat sinergi antara TNI dan media sekaligus membahas berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Komandan Kodim 0209/Labuhanbatu, Letkol Kav Hanung Kaptiaji, menanggapi secara tegas video viral yang menuduh anggota TNI terlibat dalam pencurian sejumlah ekor lembu milik seorang warga.
Menurut Dandim, hingga saat ini tidak ditemukan bukti yang menguatkan tuduhan tersebut. Ia memastikan tidak ada personel TNI yang terlibat dalam tindakan pencurian sebagaimana yang beredar di media sosial.
“Hingga saat ini tidak ditemukan bukti yang menguatkan tuduhan itu. Tidak ada oknum TNI yang terlibat pencurian lembu. Jika ada personel di lokasi, tugasnya hanya menjaga keamanan agar tidak terjadi bentrokan dan tidak memihak salah satu pihak,” tegas Hanung.
Kejadian tersebut berlangsung pada 17 Mei 2026 dan saat ini telah ditangani oleh Polres Labuhanbatu serta masih dalam proses hukum.
“Kami mendorong kedua belah pihak untuk mengikuti proses hukum yang sedang berjalan. Kehadiran anggota kami di lokasi semata-mata untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah terjadinya konflik,” ujarnya.
Dandim juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan Saudara J dan berencana bertemu dengan Ibu MS guna membantu meredakan ketegangan agar persoalan tersebut tidak semakin meluas.
Ia mengaku terkejut karena institusi TNI ikut terseret dalam narasi yang berkembang di media sosial. Menurutnya, kehadiran personel TNI saat itu murni berdasarkan laporan masyarakat terkait situasi yang dinilai berpotensi menimbulkan keributan.















