Saat ini, Pemkab Labuhanbatu mulai melangkah dalam tahapan krusial perencanaan rancangan APBD untuk Tahun Anggaran 2027. Arlan mengingatkan dengan tegas agar seluruh usulan program yang diajukan oleh masing-masing OPD wajib mengacu pada hasil evaluasi performa kerja objektif yang tertuang di dalam LKjIP.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Guna memastikan penyusunan APBD TA 2027 berjalan dengan mutu yang prima, Inspektur Kabupaten menetapkan tiga kebijakan strategis yang wajib ditaati oleh seluruh instansi:
Stop Duplikasi Program Tanpa Manfaat: Menghapus program-program replika yang tidak memberikan dampak nyata.
Evaluasi Total & Penghentian Kegiatan Tidak Efektif: Berani menyortir dan mencoret kegiatan yang hanya membuang anggaran.
Penguatan Program yang Sukses: Memprioritaskan dan memaksimalkan program yang telah terbukti berhasil di masyarakat.
Di akhir pidatonya, Arlan meminta komitmen penuh dari para Kepala Perangkat Daerah untuk memastikan setiap proses penganggaran dilakukan secara profesional, berbasis data valid, serta memiliki indikator capaian yang terukur.
Langkah visioner ini diharapkan mampu melahirkan APBD TA 2027 yang sehat, efisien, akuntabel, dan tepat sasaran demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Labuhanbatu.
Penulis :Khairul















