MetroMediaNews.co|Jabar – Forum Gabungan Aktifis Lembaga Anti Korupsi di Jawa Barat, pada Kamis 24 Desember 2020, mengadakan pertemuan sekaligus rapat untuk membentuk Badan Pemantau Kinerja Kejaksaan Kepolisian Hakim dan Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia (BPKKJPHN-RI). Adapun tujuan dibentuknya BPKKJPHN-RI adalah untuk menyoroti kinerja aparat penegak hukum dan aparatur negara.
Dari Komite Pencegahan Korupsi Jawa Barat (KPK JABAR) mengirimkan delegasinya sebanyak 15 orang. Kemudian dari hasil rapat tersebut muncul calon kuat untuk menjadi Direktur BPKKJPHN-RI yaitu Piar Pratama SH yang merupakan Ketua Umum KPK JABAR.
Sosok calon kuat Direktur BPKKJPHN-RI pun mendapat apresiasi dari Aprianto SH MH dan Bayu SPD SH. Mereka menilai sosok Piar Pratama sudah tidak diragukan lagi sepak terjangnya dalam berlembaga. KPK JABAR yang saat ini dipimpinnya sudah terbukti sepak terjangnya dan benar benar diakui.
“Badan ini adalah sebuah wadah gabungan pemikiran yang peduli akan penegakan hukum dan kinerja baik dalam penegakan hukum dan birokrasi,” ujar Bayu, Jumat, 25 Desember 2020.
Selanjutnya Aprianto SH menambahkan, “Dengan adanya ini maka tentunya kepedulian masyarakat akan penegakan hukum dan birokrasi akan meningkat, dan rencananya BPKKJPHN-RI akan diresmikan pada Januari 2021 di Bandung,” ucapnya.
Sementara itu, Piar Pratama menanggapi dirinya menjadi calon kuat sebagai Direktur BPKKJPHN-RI sangat mengapresiasi atas dukungan rekan-rekan yang telah mensupportnya.
“Kami dari KPK JABAR tentunya sangat mengapresiasi atas adanya badan ini. Ya tentu kami dari KPK JABAR yang tupoksi nya jelas sesuai dengan PP RI No 71 tahun 2000, dan PP RI tahun 2018 tentang tata cara pelaksanaan pemberian penghargaan dan peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi,” jelasnya.
“Tentunya sangat setuju dan kami akan berkolaborasi dengan badan ini,” tambahnya.(Dedy Rahman)















