Selain itu, para pelajar didorong untuk menerapkan sikap toleransi, saling menghargai perbedaan keyakinan maupun pendapat, serta mematuhi aturan sekolah dan nasihat guru sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah air dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Pancasila Bukan Sekadar Hafalan, tetapi Pedoman Kehidupan
Pada bagian akhir amanatnya, Tim Cegah Satgaswil Sumut mengingatkan pentingnya memahami dan mengamalkan empat konsensus dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Mereka juga mengimbau para siswa untuk tetap waspada terhadap penyebaran paham-paham yang dinilai bertentangan dengan nilai kebangsaan melalui media sosial maupun permainan daring, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berpotensi memecah belah persatuan masyarakat.
Kegiatan upacara berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMAN 15 Medan, Gokman Sianturi, para guru, staf pengajar, serta seluruh siswa kelas X dan XI.
Pihak sekolah melalui Kepala Sekolah menyatakan dukungannya terhadap program edukasi kebangsaan yang disampaikan Tim Cegah Satgaswil Sumut sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan dan menjaga lingkungan sekolah dari pengaruh paham yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.
Penulis: Khairul
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »











