METROMEDIANEWS, CIANJUR – Keinginan warga di dua desa yang ada di Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat, untuk memiliki jembatan permanen akhirnya terwujud.
Melalui TPK (Tim Pelaksana Kerja) dengan menggunakan anggaran dana desa (DD) Wansari dan Naringgul akhirnya keinginan warga yang sudah puluhan tahun untuk memiliki jembatan permanen yang bisa dilalui kendaraan roda empat akhirnya sudah terealisasi.
Jembatan sepanjang 40 m dengan lebar 3 m serta ketinggian mencapai 8 m dan kekuatan beban mencapai 6 tonase menghabiskan anggaran hampir Rp1,2 miliar dan kini sudah siap pakai.
Pantuan MMN dilapangan, pengerjaan jembatan sudah selesai 100 persen dan sudah bisa dilalui oleh warga masyarakat baik mengunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Cacang (26) warga Wasari mengapresiasi selesainya pembangunan proyek jembatan Cipandak/Citerep yang merupakan urat nadi bagi warga didua desa.
“Saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan pusat yang telah membangun jembatan permanen. Semoga dengan adanya jembatan baru ini akan meningkatkan ekonomi bagi wasyarakat di dua desa,” ungkapnya.
Hal sama dikatakan Ayep (35) warga Naringgul, bahwa dengan adanya jembatan ini tentunya dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dari sisi ekonomi.
“Puluhan tahun kami mendambakan jembatan permanen yang bisa dilalui kendaraan roda empat. Kini kami gampang untuk menjual hasil bumi ke kota, lebih dari itu dirinya berharap agar kedepannya jalan penghubung Naringgul-Wanasari bisa di coor beton,” ucapnya.
Sementara itu Kepala Desa Wanasari Upid Saripudin menyampaikan, dirinya bersyukur karena melalui Kemendes dapat membantu desa dan mewujudkan impian warga untuk memiliki jembatan permanen.
“Alhamdulillah kini jembatan permanen penghubung dua desa sudah selesai pengerjaannya 100 persen dan warga sudah bisa menikmati untuk dilalui menggunakan kendaraan,” ujarnya.
Upid menambahkan, sejak dirinya menjabat Kepala Desa Wanasari dan sudah hampir tiga periode baru sekarang pembangunan jembatan permanen dapat terealisasi.
“Alhamdulillah pemerintah desa Naringgul membantu anggaran sebesar 30 persen dari jumlah Rp1,2 miliar sehingga pembangunan jembatan bisa terwujud. Kami mewakili warga masyarakat desa mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah menggelontorkan anggaran dana desa,” katanya.
Lebih dari itu, kata Upid, Insya Allah pemdes akan mengadakan syukuran dengan membuat 300 kastrol liwet dilokasi jembatan yang rencananya akan digelar pada tanggal 18 Februari 2019 bersama warga dari dua Desa,” jelasnya.
(Jay)















