METROMEDIANEWS.CO – Perhelatan Pilkada di Kabupaten Subang, Provinsi Jabar, akan diikuti tiga pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Subang yang akan bertarung pada Pilkada Serentak 27 Juni 2018 mendatang.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Masing-masing paslon pun menyiapkan sejumlah program unggulan dan terbaik untuk kemajuan masyarakat Subang.
Program unggulan itu oleh masing-masing Paslon telah dipaparkan pada kegiatan Rapat Paripurna istimewa DPRD Subang dengan agenda Penyampaian Visi dan Misi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Subang, Kamis pekan lalu (15/2).
Paslon Nomor Urut 3 yang diusung PDIP, Dedi J-Budi Setiadi misalnya, memiliki delapan program unggulan untuk kebaikan masyarakat Subang.
Delapan program tersebut, yakni: (1) Menciptakan lapangan pekerjaan khususnya bagi angkatan kerja laki-laki;
(2) Pemberian kredit murah untuk modal kerja petani dan UKM;
(3) Penanggulangan banjir dengan normalisasi dan penurapan kali serta membangun embung pengendali banjir di wilayah Pantura;
(4) Revitalisasi pasar tradisional;
(5) meningkatkan intensitas pembinaan keagamaan;
(6)membangun rumah sakit di wilayah pantura dan selatan;
(7) Pendidikan gratis SD sampai SMP;
(8) Meningkatkan kesejahteraan buruh.
Dengan berbekal Visi terwujudnya masyarakat Mandiri, Maju dan Sejahtera menuju Kabupaten Subang TERPANDANG tahun 2023, paslon Dedi J-Budi Setiadi membawa sejumlah Misi, yakni Meningkatkan profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah; meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur dasar jalan, jembatan, air dan listrik; meningkatkan kualitas dan aksesibilitas masyarakat terhadap pelayanan sosial dasar; meningkatkan daya saing daerah dalam investasi dan pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal; serta aktualisasi adat istiadat dan nilai sosial budaya masyarakat.
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.













