METROMEDIANEWS, CIANJUR – Nahas, Ketua KPPS 31 Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Hamim Herdiansyah (45), meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit Selasa (23/4). Almarhum diduga menderita kelelahan setelah bertugas menjadi KPPS. Almarhum pada pagi hari sempat mengeluh sakit ulu hati kepada sang istri. Ia lalu pingsan setelah sempat memegang bagian tengah perutnya.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
PLT Bupati Cianjur Herman Suherman, Dandim 0608 Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani dan sejumlah muspika saat ini berada di rumah duka. Meninggalnya Hamim menambah jumlah korban menjadi tujuh orang warga Cianjur yang sempat menjadi petugas TPS.
Sang Istri, Lina Marlina (41), mengatakan pagi hari almarhum sempat mengeluh bahwa banyak sekali petugas KPPS yang meninggal dunia. Obrolan almarhum didengar juga oleh kerabat lainnya di rumah.
Lurah Pamoyanan, M Dadan Asikin, mengatakan, bahwa informasi yang didapat kemarin Herdi katanya terkena angin duduk.
“Saya dengar ia sehat lagi tapi tadi pagi meninggal dan langsung dibawa ke kamar mayat,” kata Lurah di rumah duka.
Lurah mengatakan berangkat dari rumah almarhum sudah muntah muntah. “Katanya pukul 09.55 WIB masuk IGD, tapi kata medis sudah tak ada,” ujarnya.
Andri Ridwan (26), tetangga almarhum, pada wartawan mengatakan, pukul 09.15 WIB, almarhum dibawa ke RSUD Cianjur karena kondisi tubuhnya terus menurun selang satu hari setelah pencoblosan.
“Pagi tadi kondisinya semakin parah dan kami bawa ke RSUD Cianjur. Selang tiga puluh menit mendapat penanganan medis, Himam mengembuskan napas terakhirnya,” ungkap Andri.
Diduga Ketua KPPS 31 itu mengalami kelelahan setelah menjalankan tugasnya selama tahapan Pemilu 2019. Namun, kelelahan tersebut tidak dirasakan dan sebagian besar tetap memaksakan menuntaskan penghitungan suara hasil pemilu.(Farhan MR)















