MMN, CIANJUR – Kepala Bidang PTN Wilayah Cianjur 1 Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Diah Qurani, M.Si mengatakan, bahwa kondisi Gunung Gede Pangrango hingga saat ini masih aman dan status normal. Meskipun ada gerakan didalamnya karena gunung gede merupkan gunung aktif.
“Sebenarnya Gunung Gede Pangrango itu cukup aktif, dan memang sempat ada gerakan tapi tidak berpotensi membahayakan dan kalau diibaratkan manusia itu hanya batuk-batuk biasa aja,” katanya.
Dijelaskannya hasil pengamatan dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Gede dengab ketinggian 2958 mdpl cuaca cerah, angin bertiup lemah ke arah tenggara, suhu udara 21-22 °C, kelembaban udara 0-0 %, dan tekanan udara 0-0 mmHg. Untuk visual Gunung jelas hingga kabut 0-III dan asap kawah nihil.
“Untuk kegempaan tektonik jauh jumlah: 1, Amplitudo : 4 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 72 detik. Kesimpulan Tingkat Aktivitas G. Gede Level I (Normal),” jelasnya.
Pihaknya merekomendasi masyarakat, pengunjung dan wisatawan tidak diperbolehkan turun ke dasar kawah dan dalam kondisi mendung atau hujan agar tidak mendekat ke kawah. Pihaknya memberikan himbauan kepada juga kepada warga Cianjur, dan para pendaki khususnya bahwa saat ini adalah musim kemarau dengan begitu harus menjaga tidak membuat perapian disekitaran TNGGP karena dikhawatirkan akan terjadi kebakaran.
“Jadi bagi masyarakat yang tinggal disekitaran kaki TNGGP lebih berhati-hati dan tidak membuat perapian. Selain itu juga bagi para pendaki tidak membuang puntung rokok sembarangan, karena kalau sudah terjadi kebakaran akan membahayakan bagi kita semua,” terangnya.
Dikatakan Diah, pada beberapa hari kebelakang dirinya telah melakukan patroli ke wilayah Resort Sarongge, dan ditemukan bekas atau sisa-sisa perapian untuk membersihakan lahan yang mungkin akan dijadikan sebuah perkebunan.
“Saya sudah berupaya melakukan pemanggilan ke warga dan akan diberikan arahan karena perbuatannya sangat membahayakan,” pungkasnya.(Farhan MR)















