SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Kapolres Cianjur: Kita Rubah Paradigma, Jadikan Tempat Ibadah Sebagai Garda Terdepan Melawan Covid-19

41526
×

Kapolres Cianjur: Kita Rubah Paradigma, Jadikan Tempat Ibadah Sebagai Garda Terdepan Melawan Covid-19

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengajak semua pengurus tempat ibadah baik Masjid, Gereja, Pura, Vihara atau Klenteng untuk menjadi garda terdepan melawan covid-19.

Hal itu disampaikan Kapolres Cianjur usai bertemu dengan Forkompimda di Aula Pendopo pada Jumat (1/5) kemarin, menjelang diberlakukannya PSBB Parsial di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

“Mulai sekarang paradigma kita mesti berubah. Cara berpikir kita harus berubah. Mari kita jadikan tempat-tempat ibadah sebagai garda terdepan melawan Covid-19. Terapkan protokol kesehatan di tempat ibadah, sediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir, selalu gunakan masker dan jadikan tempat ibadah untuk mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui ceramah-ceramah tokoh agama,” terang Kapolres Cianjur.

Mengingat sekarang bulan Ramadhan, Kapolres Cianjur juga mengajak pengurus tempat ibadah untuk menyiapkan takjil bagi yang berpuasa dan bagi yang tidak bisa berbuka puasa karena tidak mampu akibat dampak Virus Covid-19. Dan untuk tempat ibadah yang tidak memiliki dana yang cukup agar koordinasi dengan dapur umum pemda Kabupaten Cianjur dan pihak Kecamatan di wilayah Cianjur.

“Dapur umum Pemda setiap hari nya menyiapkan 1000 bungkus dan di masing masing kecamatan menyediakan 300 bungkus makanan siap saji untuk buka dan sahur. Semoga kita tetap menjaga semangat gotong-royong untuk masyarakat Cianjur bersama berantas Virus Corona,” ucapnya.

Selain itu, tempat ibadah juga bisa bantu himbau dan ajak masyarakat untuk laksanakan pembatasan jarak antar orang juga perlu diperhatikan untuk menghindari adanya sentuhan. Selalu menerapkan etika saat bersin dan batuk serta selalu menjalankan pola hidup sehat.

“Hal tersebut perlu dilakukan masyarakat untuk menekan perkembangan Covid-19 sehingga masyarakat bisa beraktifitas normal kembali. Garda terdepan melawan Covid-19 adalah masyarakat itu sendiri dan yang paling dekat dengan masyarakat adalah tempat ibadah. Sementara kalangan medis yakni dokter dan perawat merupakan benteng terakhir,” katanya.

Ia menambahkan, “Pengurus tempat ibadah bisa menjadi garda paling depan untuk melawan Covid-19 dengan selalu mangajak warga agar sering cuci tangan, pakai masker, jaga jarak dan hidup sehat,” tandasnya.

Editor: Red
Penulis: Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *