SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Tulang Belulang Ikan Hiu Paus yang Terdampar di Cidaun Dikuburkan

228
×

Tulang Belulang Ikan Hiu Paus yang Terdampar di Cidaun Dikuburkan

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Ikan hiu paus raksasa jenis ‘Rhincodon Typus’ yang terdampar mati di wilayah Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, hari ini dikuburkan.

Kepala Dinas (Kadis) Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Cianjur, Dr. Ir. Winny Parwinia menyampaikan, ikan yang terdampar tersebut berjenis ikan hiu paus berbintik putih (Rhincodon Typus).

“Berukuran kurang lebih lima hingga tujuh meter. Dengan bobot satu hingga 1,5 ton,” katanya, Sabtu (26/9/2020).

Ikan tersebut, menurut Winny, termasuk jenis ikan hiu paus dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) nomor 18 tahun 2013, tentang penetapan status perlindungan penuh ikan hiu paus (rhincodon typus).

“Kondisi ikan saat ditemukan terdampar di pantai berpasir dan berlumpur, informasi diterima warga setempat sudah dalam kondisi kelelahan,” ujar Kadis DKPP Cianjur.

Terdampar ikan paus hiu, tepatnya di Pantai Ciwidig, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pukul 15.00 WIB, Kamis (24/9/2020), terhitung sekitar tiga hari dari saat ini.

Ia menyambungkan, sebelumnya beberapa warga setempat berusaha untuk menuju ke tengah laut, kembali dengan cara menggulingkan badannya. Tetapi, masih ungkap dia, tidak mampu dan terseret gelombang ombak ke pantai lagi.

“Nah, sampai akhirnya kelelahan dan mati,” jelas Winny.

Masyarakat tidak berani menolong ikan tersebut, tambahnya Winny, karena saat itu gelombang besar dan cukup tinggi.

“Petugas kami dari UPTD PPI Jayanti bersama Polsek Cidaun, telah menguburkan tulang belulang dari ikan hiu paus, dibantu warga saat ini,” tandasnya.

Editor: Red
Penulis: Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *