SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
CianjurHOME

Wow, Bumdes Balegede Buka Wisata Arung Jeram Rafting dan Tubing di Sungai Cipandak Naringgul

435
×

Wow, Bumdes Balegede Buka Wisata Arung Jeram Rafting dan Tubing di Sungai Cipandak Naringgul

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Cianjur – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Karya Binangkit Desa Balegede, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat membuka tempat lokasi wisata Arung Jeram Rafting dan Tubing yang berlokasi di sungai Cipandak.

Infomasi yang diterima MMN.co, lokasi wisata Arung jeram bukanya setiap hari Jumat, Sabtu, Minggu dan harga sewa Tubing dan Rafting masih harga promosi, selain itu rute yang akan dilewati menantang dan indah.

Deni Parkit (35) salah seorang pengurus Bumdes Karya Binangkit mengatakan, benar mulai hari Rabu 18 Agustus 2021 Wisata Arung Jeram Rafting dan Tubing disungai Cipandak, sudah mulai dibuka dengan pengelolaan nya melalui badan usaha milik desa (Bumdes) Balegede.

“Untuk rutenya sendiri bervariasi, biasanya setar awal mulai dari Sungai Cisabuk dan Pinis di Jembatan Cipandak, tetapi itu pun gimana maunya pengunjung, kalau mau lebih dekat bisa,” kata Dani saat ditemui MMN.co, Kamis, (19/8/2021).

Masih kata Dani, untuk alat Tubing ada 20 unit dan untuk perahu Rafting baru ada 1 unit, adapun untuk harga sewa Tubing dan Rafting berpareasi, seperti Rafting 50 ribu dan Tubing 100 ribu sudah berikut paket.

“Kita lagi harga promosi dulu jadi bertahap dan insyallah untuk jalur nya akan mengesankan dan indah juga menantang, adapun untuk pemandu kita bekerjasama dengan bale bambu,” ucapnya.

Dani menambahkan, karena Sekarang masih Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sehingga pengunjung masih kita batasi.

“Selain masih dibatasi untuk pengunjung kita juga menerapkan Pemberlakuan Disiplin terhadap Pertokoler Kesehatan (Perokes) yang Ketat, salah satunya Setiap pengunjung yang datang wajib memakai masker,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *