SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Nasional

Panggang 2022 Ekor Ikan Asap Bumbu Sagarurung, Dinas Koperasi dan UKM Pecahkan Rekor Pertama Leprid

102
×

Panggang 2022 Ekor Ikan Asap Bumbu Sagarurung, Dinas Koperasi dan UKM Pecahkan Rekor Pertama Leprid

Sebarkan artikel ini
Foto: Bupati Pali Sumsel Dr Ir H Heri Amalindo MM saat mengikuti Segarurung Festival.

Sumsel – Ribuan masyarakat kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tumpah ruah menyaksikan kegiatan Segarurung Festival dan kegiatan ini pertama di Bumi Serepat Serasan memanggang dan makan ikan asap bumbu sagarurung yang digelar oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) PALI melalui Dinas Koperasi dan UKM, Senin (12/12/2022).

Acara Sagrurung Festival dihadiri langsung oleh Bupati Pali, Dr Ir H Heri Amalindo, MM juga dihadiri oleh Forkopimda lingkungan Pemkab PALI, pimpinan Bank Sumselbabel Cabang Pendopo serta kepala OPD di lingkungan Pemkab PALI.

Pemkab PALI melalui Dinas Usaha Mikro Kecil (UMKM) menorehkan rekor dengan manggang dan makan ikan asap bumbu Sagarurung PALI terbanyak berjumlah total 2022 ekor.

Tidak tangung-tanggung sebanyak 26 pelaku UMKM Sagarurung dilibatkan dalam pemecahan rekor manggang dan makan ikan jenis nila, patin dan lele tersebut yang berjumlah 2022 itu.

Pemecahan rekor pertama dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) ini diberikan langsung Ketua Umum Leprid, Paulus P kepada Bupati PALI, Heri Amalindo, bertempat di Sanggar Pramuka Komplek Pertamina Pendopo Kecamatan Talang Ubi PALI, Senin (12/12/2022).

Pulus mengatakan, ini merupakan ide kreatif dan inovatif. Dimana Menteri Pariwisata mengatakan, wisatawan berkunjung ke suatu daerah tak hanya ingin melihat pemandangan, tapi juga berwisata kuliner yang menjadi tujuan selanjutnya.

Menurutnya, banyak masyarakat yang antusias yang ingin merasakan ikan Segarurung.

“Ini merupakan salah satu cara melestarikan budaya dan warisan peninggalan nenek moyang kita,” ungkap Paulus Pangka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *