SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Daerah

Polres Cianjur Berhasil Ungkap Kasus Pembuangan Bayi di Kabupaten Cianjur

61
×

Polres Cianjur Berhasil Ungkap Kasus Pembuangan Bayi di Kabupaten Cianjur

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Cianjur – Polres Cianjur berhasil mengungkap kasus pembuangan bayi yang ditemukan di Kecamatan Haurwangi, peristitwa tersebut terjadi pada hari Jumat tanggal 4 Oktober 2024 sekitar pukul 02.00 Wib, di Kampung Buni Ayu Desa Kertamukti Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur.

Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K., M.Si., M.H. mengatakan, pelaku yang merupakan ibu dari anak tersebut masih berstatus dibwah umur yang berinisial NP (17) yang merupakan warga setempat.

“Untuk bayi alhamdulillah sampai saat ini dalam kondisi sehat. Untuk modus yang dilakukan yaitu pelaku anak pada sesaat setelah melahirkan bayi perempuan tersebut kemudian membuang/menyimpan bayi perempuan tersebut dihalaman rumah tetangga yang tidak jauh dari rumah pelaku dengan harapan bayi perempuan tersebut ada yang menemukannya.” ucap Kapolres Cianjur saat memimpin Konferensi pers di Mapolres Cianjur, Senin (7/10/2024).

Kapolres Cianjur menjelaskan, Dari hasil pemeriksaan pelaku melakukan hal tersebut karena merasa takut dan malu diketahui oleh orang tua dan keluarga, karena bayi perempuan yang dilahirkan tersebut merupakan hasil dari hubungan diluar nikah. Kemudian pelaku melakukan hal tersebut secara spontan karena pada saat sesaat setelah melahirkan pelaku merasa panik serta merasa kebingungan apabila ada orang lain yang mengetahui hal tersebut.

“Pelaku pun membungkus bayi perempuan tersebut menggunakan sarung kemudian pelaku membawa bayi perempuan tersebut keluar dari rumah lalu menyimpan bayi perempuan tersebut disalah satu halaman rumah tetangga yang tidak jauh dari rumah pelaku dengan harapan ada orang yang menemukan atau mau mengurus bayi tersebut.” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *