SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
DaerahKab. LabuhanbatuPolriSumatera UtaraSumatraTNI

Sengketa 16 Ekor Lembu di Labuhanbatu Berakhir Damai, Penyebar Video Keterlibatan TNI Resmi Minta Maaf

58
×

Sengketa 16 Ekor Lembu di Labuhanbatu Berakhir Damai, Penyebar Video Keterlibatan TNI Resmi Minta Maaf

Sebarkan artikel ini
sengketa-16-lembu-di-labuhanbatu

Labuhanbatu– Sengketa kepemilikan 16 ekor lembu di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, yang sempat viral di media sosial akhirnya diselesaikan secara damai. Penyelesaian dilakukan melalui mediasi di Polres Labuhanbatu, Rabu (1/7/2026) malam.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian publik setelah viral video yang menarasikan dugaan pengambilan paksa 16 ekor lembu milik warga oleh oknum TNI.

Dalam rekaman tersebut terlihat sejumlah pria berada di lokasi yang gelap, sementara perekam video menyebut satu kompi anggota TNI telah membawa ternak milik warga. Peristiwa itu disebut terjadi di Desa Sei Siarti, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu.

Setelah dilakukan mediasi, kedua pihak yang berselisih, Martogi Sinaga dan Jefri, sepakat mengakhiri sengketa secara damai. Keduanya saling memaafkan, mencabut laporan yang sebelumnya diajukan ke polisi, serta berkomitmen untuk tidak memperpanjang persoalan.

Proses mediasi difasilitasi oleh Polres Labuhanbatu bersama Kodim 0209/Labuhanbatu.

Didampingi kuasa hukumnya, Martogi Sinaga yang sebelumnya menyampaikan tudingan mengenai dugaan keterlibatan oknum TNI dalam pengambilan lembu menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf atas video yang sempat viral. Dia juga meminta maaf kepada jajaran TNI yang namanya sempat dikaitkan dalam persoalan tersebut.

“Saya bernama Martogi Sinaga ingin menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf terkait video viral pencurian lembu oleh 1 kompi TNI yang beredar saat ini dan permasalahan hukum yang terjadi di antara saya dengan saudara Jefri,” ucap Martogi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *