PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
HOMEKab. LabuhanbatuKekerasanKomunitasPertanianPolriSumatera Utara

Ribuan Pohon Sawit Warga di Panai Tengah Dilaporkan Dirusak, Korban Minta Polisi Usut Tuntas

456
×

Ribuan Pohon Sawit Warga di Panai Tengah Dilaporkan Dirusak, Korban Minta Polisi Usut Tuntas

Sebarkan artikel ini
Poto Ahmad Dahri Sani sebagai kuasa masyarakat sekaligus korban yang mengalami kerusakan lahan sawit di Panai Tengah, Labuhanbatu setelah adanya aktivitas alat berat

LABUHANBATU – Tangis dan kekecewaan menyelimuti sejumlah petani di Dusun III Desa Telaga Suka, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu. Ribuan pohon kelapa sawit milik warga dilaporkan mengalami kerusakan setelah adanya aktivitas alat berat di lahan yang selama ini dikelola masyarakat.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Kuasa masyarakat sekaligus korban, Ahmad Dahri Sani, mengatakan peristiwa tersebut telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Panai Tengah dengan Nomor: LP/B/68/V/2026/SPKT/POLSEK PANAI TENGAH/POLRES LABUHANBATU/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 7 Mei 2026.

Menurut Ahmad Dahri Sani, peristiwa itu terjadi pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah menerima informasi dari warga, ia mendatangi lokasi dan mendapati dua unit alat berat sedang beroperasi di area perkebunan yang menjadi objek sengketa.

Di lokasi, kata dia, terdapat pihak yang mengaku sebagai pengawas pekerjaan. Mereka disebut menyampaikan bahwa pekerjaan tersebut dilakukan berdasarkan perintah pihak tertentu.

Warga Minta Aparat Bertindak

Peristiwa tersebut memicu keresahan di kalangan masyarakat setempat. Sejumlah warga menilai kerusakan tanaman sawit telah berdampak langsung terhadap sumber penghasilan keluarga yang selama ini bergantung pada hasil perkebunan.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa atas kondisi yang terjadi dan berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas pihak-pihak yang bertanggung jawab.

“Masyarakat berharap persoalan ini bisa ditangani secara adil dan transparan agar hak-hak warga dapat terlindungi,” ujarnya.

Warga juga meminta aparat kepolisian melakukan penyelidikan menyeluruh guna mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas dugaan perusakan tersebut.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *