SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOMEKab. LabuhanbatuKekerasanKomunitasPertanianPolriSumatera Utara

Ribuan Pohon Sawit Warga di Panai Tengah Dilaporkan Dirusak, Korban Minta Polisi Usut Tuntas

185
×

Ribuan Pohon Sawit Warga di Panai Tengah Dilaporkan Dirusak, Korban Minta Polisi Usut Tuntas

Sebarkan artikel ini
Poto Ahmad Dahri Sani sebagai kuasa masyarakat sekaligus korban yang mengalami kerusakan lahan sawit di Panai Tengah, Labuhanbatu setelah adanya aktivitas alat berat

LABUHANBATU – Tangis dan kekecewaan menyelimuti sejumlah petani di Dusun III Desa Telaga Suka, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu. Ribuan pohon kelapa sawit milik warga dilaporkan mengalami kerusakan setelah adanya aktivitas alat berat di lahan yang selama ini dikelola masyarakat.

Kuasa masyarakat sekaligus korban, Ahmad Dahri Sani, mengatakan peristiwa tersebut telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Panai Tengah dengan Nomor: LP/B/68/V/2026/SPKT/POLSEK PANAI TENGAH/POLRES LABUHANBATU/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 7 Mei 2026.

Menurut Ahmad Dahri Sani, peristiwa itu terjadi pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah menerima informasi dari warga, ia mendatangi lokasi dan mendapati dua unit alat berat sedang beroperasi di area perkebunan yang menjadi objek sengketa.

Di lokasi, kata dia, terdapat pihak yang mengaku sebagai pengawas pekerjaan. Mereka disebut menyampaikan bahwa pekerjaan tersebut dilakukan berdasarkan perintah pihak tertentu.

Warga Minta Aparat Bertindak

Peristiwa tersebut memicu keresahan di kalangan masyarakat setempat. Sejumlah warga menilai kerusakan tanaman sawit telah berdampak langsung terhadap sumber penghasilan keluarga yang selama ini bergantung pada hasil perkebunan.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa atas kondisi yang terjadi dan berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas pihak-pihak yang bertanggung jawab.

“Masyarakat berharap persoalan ini bisa ditangani secara adil dan transparan agar hak-hak warga dapat terlindungi,” ujarnya.

Warga juga meminta aparat kepolisian melakukan penyelidikan menyeluruh guna mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas dugaan perusakan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *