PEMALANG – Suasana tegang sekaligus mengharukan menyelimuti komplek MTs Negeri Pemalang, Seekor anak kucing berwarna coklat keputihan bernasib malang terjebak dengan posisi leher dan kepala yang masuk ke dalam lubang saluran pembuangan air.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Terjebak selama beberapa jam, suara kepanikan dan rintihan anak kucing tersebut akhirnya mengundang perhatian para siswa dan Guru di sekolahan setempat.
Merasa tak sanggup melakukan evakuasi mandiri, akhirnya mereka langsung menghubungi markas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Pemalang.
Mendapat laporan tersebut, tim rescue Damkar Pemalang tidak membuang waktu. Berbekal peralatan evakuasi khusus, regu penyelamat segera meluncur ke lokasi kejadian.
Di lokasi, petugas mendapati kepala si kucing terjepit pas di lubang pipa saluran. Jika dilakukan penarikan paksa, nyawa anak kucing tersebut bisa terancam.
Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Pemalang,saat dikonfirmasi mengatakan,bahwa proses evakuasi anak kucing yang leher dan kepalanya terjepit di lobang saluran air, memerlukan ketelitian dan ekstra hati-hati,
“Kucingnya sangat panik, leher dan kepalanya masuk ke lubang yang cukup sempit. Kami harus bekerja ekstra hati-hati agar tidak melukai kucing tersebut saat proses pembongkaran,” ujarnya, pada Jum’at (10/7).
Proses penyelamatan memakan waktu yang mendebarkan. Petugas dengan cermat menggunakan peralatan minor untuk memperlebar lubang saluran air tanpa mencederai tubuh mungil kucing.
Tarikan napas lega dari para siswa yang berkumpul akhirnya pecah, saat leher kucing tersebut berhasil dibebaskan dari himpitan beton saluran air.















