PEMALANG – Siapa sangka, potongan busa matras atau eva foam yang sering terbuang di tempat sampah bisa berubah menjadi karya seni bernilai jual tinggi? Di tangan kreatif Rifka Lutfi Maulana (33), atau yang lebih akrab dikenal dengan nama Upi, hobi masa kecilnya bermain kapal-kapalan kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Bermula dari Kostum Robot hingga Kapal Canggih. Kisah sukses pria asal Kelurahan Mulyoharjo, Kecamatan Pemalang ini tidak terjadi dalam semalam.
Sebelum menekuni pembuatan kapal remote, Upi dikenal aktif membuat berbagai macam kostum robot transformer yang unik sejak tahun 2019.
Memasuki awal tahun 2022, ia mulai banting setir menciptakan miniatur kapal yang bisa dikendalikan dari jarak jauh.
Uniknya, alih-alih menggunakan bahan baku kayu atau fiberglass yang berat dan mahal, Upi memilih menggunakan busa hati. Berbekal ketelitian, lem castol, dan komponen elektronik standar rakitan, ia mampu menyulap busa matras tersebut menjadi miniatur kapal dengan detail yang sangat memukau dan bisa melaju di atas air.
Laris Manis di Pasar Nasional
Ketekunannya dalam merakit kapal remote control ini membuahkan hasil manis. Melalui kreativitasnya, produk Kapal Remote Upi kini tidak hanya menjadi mainan lokal, melainkan telah menembus pasar nasional.
Pesanan rutin datang dari berbagai pelosok Nusantara, mulai dari wilayah Sumatra, pulau Kalimantan, hingga ke Sulawesi. Para peminatnya pun beragam, mulai dari kolektor hingga komunitas pencinta kapal remote control di berbagai daerah.
Harga yang dibanderol untuk satu unit miniatur kapal bervariasi, tergantung pada ukuran dan tingkat kerumitan detailnya.















