SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Megapolitan

Budidaya Ikan Kerapu Pangandaran Semakin Menjanjikan

1663
×

Budidaya Ikan Kerapu Pangandaran Semakin Menjanjikan

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Budidaya ikan Kerapu di Pangandaran saat ini sangat menjanjikan. Diketahui, dalam jangka waktu 3 bulan, nelayan budidaya sudah bisa memanen ikan dengan omset jutaan Rupiah.

Engkos (46), salah seorang nelayan pembudidaya ikan Kerapu mengatakan, dirinya sudah enam kali memanen ikan Kerapu.

“Alhamdulillah, perkembangannya cukup bagus, harganya juga cukup mahal 1 Kg saat ini Rp.100.000,-”ungkapnya.

Ia juga mengaku tidak perlu memasarkan sendiri ikan hasil panen.

“Pembelinya datang langsung, budidaya ikan Kerapu ini memang menjanjikan, pasarnya sudah ada,”ujarnya.

Namun demikian, kesulitan yang dihadapi yaitu ketersediaan pakan.

“Makanan kerapu itu ikan-ikan kecil, ini yang cukup sulit kami dapat disaat-saat tertentu,” ungkapnya.

Pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pangandaran M. Yusuf mengatakan, budidaya ikan menggunakan keramba apung memberikan dampak positif untuk kesejahteraan nelayan dan kelangsungan ekosistem laut.

“Ada 3 nilai penting, yaitu membantu perekonomian nelayan, membantu mengatasi paceklik dan mengganti penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata mengaku gembira dengan berkembangnya keramba apung ikan laut.

“Saya melihat sendiri ternyata wilayah kita cukup baik untuk pembudidayaan ikan laut,” ungkapnya.

(A. Rojak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *