Masih papar Hendra, memang perencanaan kedepan akan diadakan Pasar Leuweung setiap semingu sekali namun hal ini mungkin akan secara bertahap sebulan sekali kalau untuk yang rutin setahun sekali akan rutin diselenggarakan.
“Kemudian kita akan melanjutkan ke satu bulan sekali dan satu minggu sekali supaya menjadi membuat terbiasa untuk warga masyarakat,” terangnya.
Hendra menambahkan, terkait fasilitas akan ditingkatkan insyaallah karena di atas Gunung Pabeasan sendiri ada makam petilasan nantinya bisa kita masukan untuk wisata religi makam karomah.
“Selain wisata religi kita juga akan tingkatkan fasilitas untuk tempat bermain anak anak, selain camping ground, bumi perkemahan sehingga nantinya banyak warga dan pengunjung betah dan senang.
Hendra berharap dengan adanya wisata alam Gunung Pabeasan ini bisa menjadi sumber rizki perekonomian bagi warga masyarakat desa Malati.
“Nantinya yang punya jualan produk produk lokal bisa berjualan di wisata alam gunung pabeasan kemudian yang belum punya pekerjaan bisa bekerja, karena ini akan mendorong dan menyerap tenaga kerja,” pungkasnya.(Jay)















