HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
DaerahKab. PemalangLingkunganPerdagangan

Alih Fungsi Ruko di Kawasan Stadion Mochtar Pemalang Disorot, Warga Pertanyakan Penataan Kota

262
×

Alih Fungsi Ruko di Kawasan Stadion Mochtar Pemalang Disorot, Warga Pertanyakan Penataan Kota

Sebarkan artikel ini
Kawasan ruko di sekitar Stadion Mochtar selama ini dikenal sebagai pusat usaha yang mendukung aktivitas masyarakat

PEMALANG – Penataan kawasan pusat kota di Kabupaten Pemalang kembali menjadi sorotan. Kali ini perhatian tertuju pada dugaan alih fungsi salah satu ruko di kawasan Taman Stadion Mochtar, Kecamatan Pemalang, yang dinilai tidak sesuai dengan peruntukan awal kawasan tersebut.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Kawasan ruko di sekitar Stadion Mochtar selama ini dikenal sebagai pusat usaha yang mendukung aktivitas masyarakat, seperti perdagangan, jasa, kuliner, serta usaha penunjang kegiatan olahraga dan berbagai acara yang berlangsung di stadion.

Namun, berdasarkan pantauan warga, terdapat salah satu ruko yang digunakan sebagai bengkel las. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait kesesuaian jenis usaha dengan peruntukan kawasan yang telah ditetapkan.

Pamuji (60), warga yang kerap menghabiskan waktu bersama keluarga di kawasan Taman Mochtar, menilai keberadaan bengkel las di lokasi tersebut kurang sesuai dengan karakter kawasan yang didominasi usaha kuliner dan jasa.

“Ketika melihat sesuatu yang tidak lazim di lokasi yang seharusnya diperuntukkan bagi usaha tertentu, muncul kesan bahwa penataan kota kurang mendapat perhatian. Perizinan yang ada seharusnya ditinjau kembali dan ditegaskan agar sesuai dengan aturan,” ujarnya, Sabtu (6/6).

Pendapat serupa disampaikan seorang pemerhati lingkungan yang enggan disebutkan namanya. Menurutnya, pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi terhadap penggunaan bangunan usaha di kawasan tersebut agar sesuai dengan fungsi dan peruntukannya.

“Kawasan ini merupakan salah satu wajah kota Pemalang. Jika terdapat usaha yang tidak sesuai dengan peruntukan kawasan, perlu ada peninjauan dan penegakan aturan secara adil,” katanya.

Metro Media News Peduli 2026

Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.

Lihat Proposal & Informasi Lengkap »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *