“Perlu dipahami penurunan angka
stunting tentu bukan menjadi tanggungjawab pemerintah saja akan tetapi stake holder perlu keterlibatan semua pihak dengan
pemberdayaan komponen masyarakat dan membekalinya pengetahuan,” terangnya.
Oleh karena itu, “Ketua pendiri Komunitas Asa Hari Depan (AHaD) DR.dr. CarmenSiagian., M.S.,SpGK ,yang merupakan ahli gizi menambahkan, guna menanggulangi anak gagal tumbuh
atau stunting dalam hasil penelitiannya diberbagai wilayah tentu dengan problem dan demografi berbeda oleh sebab itu pemerintah perlu melakukan Revolusi Milenial Menuju Zero Stunting, terutama dengan pemberian gizi seimbang ditengah masa Covid 19 yang melanda saat ini.
(Red)















