PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
AsiaHOMEPenipuanPolriTimor Tengah Selatan

Keluarga Korban Apresiasi Aparat Usai Yunita Olia Lassa Diselamatkan dari Dugaan TPPO di Malaysia

656
×

Keluarga Korban Apresiasi Aparat Usai Yunita Olia Lassa Diselamatkan dari Dugaan TPPO di Malaysia

Sebarkan artikel ini
Poto Olia Lassa diselamatkan dari dugaan TPPO di Malaysia

TIMOR TENGAH SELATAN – Keluarga besar Yunita Olia Lassa menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran kepolisian dan perwakilan pemerintah Indonesia atas keberhasilan menyelamatkan Yunita dari dugaan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Serawak, Malaysia.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Polres Timor Tengah Selatan, Ditres PPA-PPO Polda NTT, Interpol, KBRI Kuala Lumpur, serta KJRI Serawak yang terlibat dalam proses evakuasi korban.

Korban berhasil diamankan oleh tim gabungan setelah dilakukan koordinasi lintas negara bersama Atase Polri di KBRI Kuala Lumpur dan Liaison Officer (LO) Polri di KJRI Serawak pada Senin, 18 Mei 2026 pukul 18.00 waktu Malaysia.

“Kami sangat bersyukur karena melalui kerja keras dan koordinasi lintas negara, adik kami akhirnya berhasil diamankan dan saat ini berada di shelter KBRI sambil menunggu proses pemulangan ke Indonesia,” tulis keluarga besar Yunita Olia Lassa dalam pernyataan resmi yang diterima media ini.

Direktur Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda NTT, Dr. Nova Irone Surentu, menjelaskan korban awalnya dijanjikan pekerjaan di Jakarta oleh seorang perekrut.

“Korban diberangkatkan dari wilayah TTS menuju Kupang, kemudian diterbangkan ke Jakarta. Namun sesampainya di Jakarta, korban justru dibawa ke Kalimantan dan dikirim ke Malaysia melalui jalur ilegal atau jalur tikus,” jelas Kombes Pol Nova Irone Surentu, Rabu (20/5/2026).

Kasus tersebut bermula pada Sabtu, 31 Januari 2026 sekitar pukul 12.30 Wita ketika korban meninggalkan rumahnya di Nuapin, Kabupaten Timor Tengah Selatan, setelah menerima tawaran pekerjaan dari perekrut.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *