GARUT – Bhabinkamtibmas Polsek Banjarwangi bersama aparatur Desa Tanjungjaya dan unsur kewilayahan bergerak cepat meninjau lokasi bencana tanah longsor yang terjadi di Kampung Negla, RT 05 RW 02, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jumat (10/7/2026).
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 01.20 WIB. Setelah menerima laporan dari warga, Bhabinkamtibmas Desa Tanjungjaya bersama Punduh Desa dan Ketua RT setempat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus memastikan kondisi masyarakat yang terdampak.
Hasil pendataan di lapangan menunjukkan material longsor memiliki panjang sekitar 25 meter dengan ketinggian kurang lebih 10 meter. Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah yang dihuni oleh dua kepala keluarga terdampak, yaitu keluarga Aah (1 KK/1 jiwa) dan keluarga Dedi Perdiansyah (1 KK/7 jiwa).
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Meski demikian, kondisi rumah berada di kawasan yang dinilai masih berpotensi mengalami longsor susulan apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur wilayah tersebut.
Kapolsek Banjarwangi, IPDA Ipar Suparlan, S.E., mengatakan bahwa jajaran Polsek Banjarwangi segera melakukan langkah penanganan awal dengan mendatangi lokasi kejadian, berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait, serta memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif.
Selain melakukan pengecekan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan. Mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, warga diminta tidak mengabaikan tanda-tanda pergerakan tanah maupun retakan di sekitar permukiman.















