PEMALANG – Musim kemarau yang telah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir membawa dampak kekeringan serius bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Pemalang. Kecamatan Pulosari dan Belik menjadi daerah yang paling terdampak krisis air bersih, sehingga ribuan kepala keluarga harus berjuang memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Sebagian warga mengandalkan bantuan dari pemerintah dan berbagai lembaga kemanusiaan, sementara lainnya terpaksa membeli air bersih dengan biaya yang tidak sedikit.
Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang bergerak cepat dengan mengintensifkan distribusi air bersih ke wilayah-wilayah terdampak. Dalam kurun waktu hampir satu bulan, jutaan liter air berhasil disalurkan kepada masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, mengatakan bahwa penyaluran air bersih dilakukan melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang, Perumda Air Minum (PDAM), Baznas Kabupaten Pemalang, serta relawan dari Komunitas Pemalang Bersatu.
“Selama satu bulan, mulai tanggal 24 Juni hingga 21 Juli 2026, kami telah menyalurkan sebanyak 1.557.000 liter air bersih, atau setara dengan sekitar 300 tangki air kepada masyarakat yang terdampak kekeringan,” ujar Agus, Senin (20/7).
Distribusi dilakukan secara terjadwal ke puluhan titik yang mengalami krisis air bersih. Bantuan tidak hanya menyasar permukiman warga, tetapi juga fasilitas umum seperti sekolah dan pondok pesantren yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air.
Menurut Agus, kolaborasi lintas instansi dan partisipasi para relawan menjadi faktor penting dalam mempercepat penyaluran bantuan sehingga kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat terpenuhi di tengah musim kemarau.
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.











