PEMALANG – Fenomena surutnya debit air Sungai Comal di Kabupaten Pemalang menghadirkan pemandangan berbeda. Hamparan pasir yang muncul di tengah aliran sungai dimanfaatkan warga sebagai lokasi bermain air atau ciblon bersama keluarga. Meski menjadi destinasi rekreasi dadakan yang ramai dikunjungi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bahaya.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Memasuki sore hari, kawasan tepian Sungai Comal dipadati warga dari berbagai wilayah. Anak-anak, remaja hingga orang dewasa terlihat menikmati air sungai yang jernih dan relatif dangkal. Sebagian membawa ban pelampung, tikar, hingga bekal makanan untuk bersantai menikmati suasana alam.
Arus sungai yang melambat akibat debit air yang menurun membuat kawasan tersebut seolah berubah menjadi kolam renang alami. Suasana semakin semarak dengan gelak tawa anak-anak yang bermain air ditemani semilir angin khas pedesaan.
“Sengaja main ke sini kalau sore karena adem, airnya jernih, serta udaranya bersih dengan semilir angin yang enak dirasakan,” ujar Arum, salah seorang pengunjung, Selasa (21/7/2026).
Berkah bagi Pedagang Kecil
Fenomena ini juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Puluhan pedagang kaki lima memanfaatkan keramaian dengan membuka lapak dadakan di sepanjang tepian sungai.
Berbagai jajanan seperti es campur, bakso, minuman dingin, hingga makanan tradisional menjadi buruan para pengunjung yang menghabiskan waktu bersama keluarga.
Bagi sebagian warga, surutnya Sungai Comal menjadi momen langka untuk bernostalgia menikmati suasana mandi di sungai seperti saat masa kecil.
BPBD Pemalang Ingatkan Risiko Keselamatan
Di balik ramainya aktivitas warga, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang, Agua Ikmaluddin, mengingatkan masyarakat agar tidak terlena dengan kondisi sungai yang tampak tenang.
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »











