PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
HOMEKab. PemalangPeristiwa

Hari Kedua Pencarian Hafiz Riszky, Bocah 6 Tahun Tenggelam di Sungai Comal Pemalang Belum Ditemukan

436
×

Hari Kedua Pencarian Hafiz Riszky, Bocah 6 Tahun Tenggelam di Sungai Comal Pemalang Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Polsek Comal, serta dibantu warga setempat, terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Comal.

PEMALANG – Upaya pencarian Hafiz Riszky Alwafi (6), bocah yang dilaporkan tenggelam di Sungai Comal, Kabupaten Pemalang, memasuki hari kedua pada Minggu (14/6/2026). Namun, proses pencarian masih terkendala kondisi cuaca yang berawan dan gerimis.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Polsek Comal, serta dibantu warga setempat, terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Comal.

Pada hari kedua operasi pencarian, area penyisiran diperluas hingga radius tiga kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.

“Operasi pencarian masih berlangsung dari titik awal kejadian hingga radius tiga kilometer ke arah utara menggunakan perahu karet,” ujar Kalak BPBD Kabupaten Pemalang, Agus Ikmal, Minggu (14/6/2026).

Agus menjelaskan, perluasan area pencarian merupakan bagian dari prosedur standar operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban tenggelam yang diduga terbawa arus sungai.

Menurutnya, radius pencarian ditentukan berdasarkan kecepatan arus sungai serta rentang waktu sejak korban pertama kali dilaporkan hilang.

“Jangkauan pencarian ini memperhitungkan kecepatan aliran sungai dan waktu sejak korban pertama kali dilaporkan tenggelam,” jelasnya.

Dalam operasi tersebut, tim SAR menerapkan sejumlah strategi pencarian, di antaranya penyisiran permukaan sungai (water searching) menggunakan perahu karet atau Landing Craft Rubber (LCR) di sepanjang aliran sungai menuju hilir.

Selain itu, petugas juga melakukan penyisiran di bantaran sungai untuk mencari kemungkinan tanda-tanda keberadaan korban maupun barang milik korban yang mungkin tersangkut di sekitar lokasi.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Di mana Gajah Harus Pulang
Aceh

📝 Keterangan Redaksi Artikel ini merupakan kiriman dari…