HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HOMEKab. PemalangPeristiwa

Hari Kedua Pencarian Hafiz Riszky, Bocah 6 Tahun Tenggelam di Sungai Comal Pemalang Belum Ditemukan

358
×

Hari Kedua Pencarian Hafiz Riszky, Bocah 6 Tahun Tenggelam di Sungai Comal Pemalang Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Polsek Comal, serta dibantu warga setempat, terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Comal.

PEMALANG – Upaya pencarian Hafiz Riszky Alwafi (6), bocah yang dilaporkan tenggelam di Sungai Comal, Kabupaten Pemalang, memasuki hari kedua pada Minggu (14/6/2026). Namun, proses pencarian masih terkendala kondisi cuaca yang berawan dan gerimis.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Polsek Comal, serta dibantu warga setempat, terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Comal.

Pada hari kedua operasi pencarian, area penyisiran diperluas hingga radius tiga kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.

“Operasi pencarian masih berlangsung dari titik awal kejadian hingga radius tiga kilometer ke arah utara menggunakan perahu karet,” ujar Kalak BPBD Kabupaten Pemalang, Agus Ikmal, Minggu (14/6/2026).

Agus menjelaskan, perluasan area pencarian merupakan bagian dari prosedur standar operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban tenggelam yang diduga terbawa arus sungai.

Menurutnya, radius pencarian ditentukan berdasarkan kecepatan arus sungai serta rentang waktu sejak korban pertama kali dilaporkan hilang.

“Jangkauan pencarian ini memperhitungkan kecepatan aliran sungai dan waktu sejak korban pertama kali dilaporkan tenggelam,” jelasnya.

Dalam operasi tersebut, tim SAR menerapkan sejumlah strategi pencarian, di antaranya penyisiran permukaan sungai (water searching) menggunakan perahu karet atau Landing Craft Rubber (LCR) di sepanjang aliran sungai menuju hilir.

Selain itu, petugas juga melakukan penyisiran di bantaran sungai untuk mencari kemungkinan tanda-tanda keberadaan korban maupun barang milik korban yang mungkin tersangkut di sekitar lokasi.

Metro Media News Peduli 2026

Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.

Lihat Proposal & Informasi Lengkap »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *