Selain pernah menjabat Wadan Kodiklat TNI, pria kelahiran 23 Mei 1968 ini juga pernah menjabat sebagai Dirdik Kodiklat TNI, Sesdisopslatau, Pamen Sopsau Dik PPRA Lemhannas, Asops Kas Koopsau II. Kemudian juga pernah menjabat sebagai Danlanud Eli, Danwing 2 Lanud ABD, Kadisops Lanud ABD dan lainnya.
“Marsda TNI Eko D. Indarto sudah malang melintang di jajaran TNI AU, selanjutnya akan memimpin AAU dalam menjalankan tugasnya membentuk para Taruna menjadi perwira TNI AU yang berkarakter, berintegritas, profesional dan berwawasan kebangsaan, serta menyelenggarakan dan meningkatkan kualitas pendidikan di AAU,” katanya.
Kurang lebih 2 tahun 3 bulan 25 hari Marsda TNI Nanang Santoso menjabat Gubernur AAU, banyak prestasi yang telah ditorehkan diantaranya AAU berhasil meraih predikat “Unggul” dari BAN-PT pada desember tahun 2020, dan pada tahun 2021 tepatnya tanggal 20 Desember AAU kembali meraih penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi. Masih banyak lagi kontribusi positif yang telah diberikan Nanang Santoso.
Diakhir jabatannya Marsda TNI Nanang Santoso membangun Miniatur Tugu Yogya yang berada di dalam Ksatrian AAU diberi nama Tugu Pal Putih Karbol ‘Krullebol’ AAU. Nama tersebut tentunya tidak asing lagi diambil dari nama panggilan dr Abdurrachman Saleh, dokter ahli, bapak ilmu faal Indonesia, perwira Angkatan Udara, penerbang, menguasai teknik radio, pendiri RRI, pokoknya tokoh serba bisa.
Dengan harapan para Taruna-Taruni AAU bisa meneladani sosok Abdulrachman Saleh. yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraa, dan kelak para Karbol AAU diharapkan menjadi pemimpin, dalam dadanya terpatri bagaimana melestarikan warisan budaya yang menjadi kearifan lokal. Tugu Pal Putih Karbol “Krullebol” AAU itu melambangkan semangat sekaligus kebanggaan, persatuan serta kebersamaan AAU dengan masyarakat Yogyakarta, “AAU adalah Yogyakarta dan Yogyakarta adalah AAU”.















