HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
EkonomiHOMEKab. LabuhanbatuPemerintahanUMKM

Kelangkaan Gas Melon di Rantauprapat, UMKM dan Warga Miskin Kian Terjepit

341
×

Kelangkaan Gas Melon di Rantauprapat, UMKM dan Warga Miskin Kian Terjepit

Sebarkan artikel ini
Kelangkaan gas melon di Rantauprapat, UMKM dan warga miskin kian terjepit. Poto: Khairul/AI Gpt/MMN

LABUHANBATU – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram atau yang dikenal sebagai gas melon di Kota Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, semakin meresahkan masyarakat. Dalam beberapa hari terakhir, warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas bersubsidi yang selama ini menjadi kebutuhan utama rumah tangga dan pelaku usaha kecil.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Warga mengaku harus berkeliling dari satu pangkalan ke pangkalan lain untuk mencari gas elpiji 3 kilogram. Tidak sedikit yang harus mengantre berjam-jam, namun tetap pulang tanpa membawa tabung gas karena stok telah habis.

Kalaupun tersedia, harga jual di sejumlah titik dilaporkan jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Kelangkaan gas melon tidak hanya berdampak pada rumah tangga, tetapi juga memukul para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menggantungkan aktivitas usahanya pada bahan bakar tersebut.

Pedagang makanan keliling, warung makan, penjual gorengan, hingga usaha rumahan lainnya mengaku kesulitan menjalankan kegiatan produksi akibat tidak tersedianya pasokan gas.

Sebagian bahkan terpaksa menghentikan aktivitas usaha untuk sementara waktu karena tidak memiliki alternatif bahan bakar lain yang terjangkau.

Kondisi ini secara langsung berdampak pada menurunnya pendapatan masyarakat kecil yang selama ini mengandalkan penghasilan harian untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Bagi masyarakat berpenghasilan rendah, gas elpiji 3 kilogram merupakan kebutuhan pokok yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas sehari-hari.

Kelangkaan yang berkepanjangan membuat banyak keluarga harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk mendapatkan gas atau mencari alternatif lain yang justru lebih mahal.

Metro Media News Peduli 2026

Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.

Lihat Proposal & Informasi Lengkap »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *