PEMALANG – Pagi buta di hari pertama masuk sekolah biasanya dipenuhi oleh keceriaan wajah-wajah baru. Namun, pemandangan berbeda justru terlihat di SDN 02 Bojongbata Pemalang. Ruang kelas satu dikejutkan dengan pemandangan horor sekaligus misterius: puluhan tas sekolah berjejer rapi di atas bangku, namun sama sekali tidak ada pemiliknya di dalam ruangan.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Suasana sempat mencekam saat penjaga sekolah membuka pintu ruang kelas pada pukul 05.30 WIB. Kondisi dalam kelas masih belum begitu terang, tetapi barisan tas ransel warna-warni sudah menduduki kursi garda terdepan.
Siapa makhluk gaib yang meletakkan tas-tas ini sebelum matahari terbit?
Misteri tas tak bertuan ini akhirnya terpecahkan beberapa jam kemudian, seiring dengan terbitnya matahari.
Dalang di balik fenomena mistis ini ternyata bukanlah makhluk halus, melainkan aksi nekat para orang tua murid baru.
Demi mengamankan posisi duduk paling depan untuk anak-anak mereka, puluhan wali murid rela datang sejak subuh, bahkan saat gerbang sekolah belum resmi dibuka.
Mereka
menitipkan tas anak mereka lewat jendela atau menyelinap masuk bersama petugas kebersihan, lalu pulang kembali ke rumah untuk memandikan anak mereka.
“Saya sengaja datang jam setengah lima subuh biar anak saya dapat bangku paling depan. Biar fokus belajarnya, tidak terhalang anak lain,” ujar Pratiwi ( 30 ) salah satu orangtua siswa murid sambil tertawa malu,Senin ( 13/7).
Sementara itu menurut keterangan Toto ( 50 ) penjaga sekolah setempat, kedatangan para orangtua siswa pada hari pertama masuk sekolah SD, dari habis subuh sudah banyak yang naruh tas anaknya,
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.















