SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Nasional

Panglima TNI Tinjau Lokasi Karhutla di Pulau Rupat

85
×

Panglima TNI Tinjau Lokasi Karhutla di Pulau Rupat

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS, BENGKALIS – Dengan menggunakan 2 Heli jenis Caracal dan Puma, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P. beserta rombongan tiba di Pulau Rupat dan melandas di lapangan sepak bola di Jalan Subrantas, Dusun Sungai Injab, Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat Selatan, Kabupaten Bengkalis Riau, Sabtu (23/2/2019).

Kedatangan Panglima TNI Hadi Tjahjanto lansung di sambut oleh Dandim 0303/Bkls Letkol Inf Timmy Prasetya Hermianto S.Sos, Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto dan Letkol Laut Saiful.S.

Panglima TNI menjelaskan bahwa kedatangannya beserta rombongan adalah atas perintah dari Presiden Republik Indonesia.

“Perintah Presiden, untuk meninjau dan mengecek langsung lokasi Karhutla serta membantu Satgas TNI-POLRI dalam pemadaman api l,” jelas Hadi.

Ia menambahkan, pihaknya akan mengupayakan pemadaman dengan menambahkan personil, menambahkan peralatan dan transportasi udara Heli jenis PUMA dengan tujuan agar permaslahan Karlahut selesai.

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI juga menyempatkan dirinya untuk melaksanakan pemadaman asap dengan menggunakan Mesin M3.

“Saat ini cuaca sangat kurang bersahabat maka di perkirakan kemarau panjang akan berakhir memasuki sampai bulan April mendatang. Untuk itu di harapkan kepada kita semua untuk dapat berhati-hati untuk melakukan membakaran sampah di halaman sendiri karena api kecil menjadi kawan sudah besar menjadi lawan itulah yg sering kita dengar pribahasa orang terdahulu,” pungkasnya.(Effendi Basri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *