HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
DaerahKab. LabuhanbatuKesehatanKesehatan MasyarakatKorupsiNasionalPemerintahanSosialSumatera Utara

Pegawai puskesmas tanjung haloban mempertanyakan dugaan belum dibayarkannya dana Jaminan Kesehatan Nasional JKN dan Jaminan Persalinan yang menjadi hak mereka

36
×

Pegawai puskesmas tanjung haloban mempertanyakan dugaan belum dibayarkannya dana Jaminan Kesehatan Nasional JKN dan Jaminan Persalinan yang menjadi hak mereka

Sebarkan artikel ini
kepala-puskesmas-di-labuhanbatu-terjaring-ott

Labuhanbatu-Dunia pelayanan kesehatan di Kabupaten Labuhanbatu kembali menjadi perhatian publik setelah beredarnya sebuah video yang memperlihatkan situasi di lingkungan Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Video tersebut viral di berbagai platform media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena memperlihatkan sejumlah pegawai mendatangi kendaraan yang ditumpangi Kepala Puskesmas Tanjung Haloban. Namun hingga kini, penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam proses penelusuran oleh pihak berwenang.

Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Hj. Tuti Noprida Ritonga, S.Si., Apt., M.M., menyatakan bahwa dirinya belum memperoleh laporan lengkap mengenai peristiwa yang terjadi karena saat kejadian sedang mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat).

“Saat ini saya belum mengetahui secara pasti permasalahan yang terjadi karena saat peristiwa berlangsung saya sedang mengikuti kegiatan diklat pendidikan,” ujar Tuti

Meski demikian, Kadinkes mengimbau seluruh tenaga kesehatan, masyarakat, dan semua pihak agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum proses klarifikasi selesai dilakukan.

Menurutnya, pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama dan tidak boleh terganggu oleh polemik yang sedang berkembang.

“Saya berharap seluruh petugas kesehatan tetap tenang, menjalankan tugas seperti biasa, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal,” tambahnya.

Dinas Kesehatan Lakukan Penelusuran

Kadinkes menjelaskan bahwa Sekretaris Dinas Kesehatan saat ini telah ditugaskan untuk melakukan pemantauan langsung serta mengumpulkan informasi dari lapangan. Hasil penelusuran tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi Dinas Kesehatan untuk mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menegaskan bahwa setiap informasi yang beredar akan diverifikasi terlebih dahulu sehingga keputusan yang diambil didasarkan pada fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Video Viral Memunculkan Berbagai Spekulasi

Dalam video yang beredar di media sosial, terdengar narasi yang menyebut adanya dugaan terkait pemotongan dana insentif oleh Kepala Puskesmas Tanjung Haloban, Susyani, S.K.M., M.K.M.

Namun demikian, hingga berita ini diterbitkan, dugaan tersebut masih berupa klaim yang beredar di media sosial dan belum terbukti maupun dikonfirmasi melalui hasil pemeriksaan resmi. Oleh karena itu, informasi tersebut masih memerlukan proses verifikasi dari pihak berwenang.

WINews mengedepankan asas praduga tak bersalah dan akan memberikan ruang hak jawab kepada seluruh pihak yang berkepentingan apabila memberikan klarifikasi resmi.

Masyarakat Diimbau Bijak Menggunakan Media Sosial

Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu juga mengajak masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Penyebaran informasi yang tidak akurat dikhawatirkan dapat memicu keresahan dan mengganggu pelayanan publik.

Pemerintah berharap masyarakat menunggu hasil investigasi dan klarifikasi resmi sehingga informasi yang diterima benar-benar berdasarkan fakta.

Perkembangan kasus ini masih terus dipantau. WINews akan menyajikan informasi lanjutan secara berimbang setelah hasil penelusuran resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu diumumkan kepada publik.

Penulis : khairul

Metro Media News Peduli 2026

Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.

Lihat Proposal & Informasi Lengkap »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *