Dana tersebut akan digunakan untuk memperbaiki deretan kios bagian depan, pembaruan atap, serta peningkatan instalasi kelistrikan.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
“Pasar Kesambi menjadi salah satu prioritas karena memang membutuhkan penanganan yang lebih menyeluruh. Dengan pembenahan ini kami berharap tampilan pasar menjadi lebih baik dan aktivitas perdagangan semakin nyaman,” jelas Rudy.
Selain Pasar Kesambi, pembenahan juga dilakukan di Pasar Trayeman melalui pengaspalan jalan lingkungan, Pasar Bojong untuk pembangunan fasilitas pendukung, serta Pasar Banjaran, Margasari, Balapulang, dan Kupu sesuai kebutuhan masing-masing.
Menurut Rudy, prioritas pembangunan didasarkan pada tingkat urgensi kerusakan. Perbaikan fasilitas dasar seperti atap, lantai, dan drainase didahulukan sebelum pembangunan fasilitas pendukung lainnya, seperti TPS dan MCK.
Tahun 2027 Disiapkan Anggaran Rp7,8 Miliar
Komitmen Pemkab Tegal dalam meningkatkan kualitas pasar tradisional akan berlanjut pada TA 2027. Sebanyak 13 pasar direncanakan mendapatkan rehabilitasi dengan total anggaran sekitar Rp7,8 miliar.
Alokasi terbesar direncanakan untuk Pasar Balamoa sebesar Rp3 miliar. Anggaran tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan ulang puluhan kios, pembenahan atap, drainase, serta penyediaan fasilitas pendukung lainnya.
“Kalau anggaran dua ratus atau tiga ratus juta itu sifatnya lebih pada memperbaiki kerusakan yang ada. Tetapi kalau sampai tiga miliar seperti rencana di Pasar Balamoa, harapannya sudah bisa mengubah wajah pasar sehingga lebih nyaman,” ungkap Rudy.
Pasar lain yang masuk dalam rencana rehabilitasi tahun 2027 antara lain Pasar Trayeman, Pangkah, Adiwerna, Simpar, Jatinegara, Cerih, Kedungsukun, Pesayangan, Suradadi, Banjaran, dan Banjaranyar. Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan anggaran cadangan sebesar Rp2 miliar untuk rehabilitasi pasar yang terdampak bencana.
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.















