Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Garut juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan kerja. Mengutip laman resmi garutkab.go.id, Bupati Garut menilai peningkatan kompetensi menjadi salah satu strategi penting dalam menciptakan tenaga kerja yang siap bersaing sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru. Program pelatihan yang diselenggarakan UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Garut mencakup berbagai bidang keahlian, mulai dari desain grafis, pengelasan, menjahit, servis telepon seluler, barista hingga pembuatan roti.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Di sisi lain, data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Garut menunjukkan kondisi ketenagakerjaan terus mengalami dinamika. Dalam rilis BPS mengenai keadaan ketenagakerjaan tahun 2025 yang dipublikasikan pada Januari 2026, jumlah angkatan kerja tercatat sekitar 1,4 juta orang dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 6,54 persen, turun dibandingkan tahun sebelumnya. Data tersebut menunjukkan adanya perbaikan, namun pengangguran masih menjadi pekerjaan rumah yang memerlukan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
Melalui penguatan pelatihan vokasi, kerja sama dengan sektor industri, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja, Pemerintah Kabupaten Garut berharap angka pengangguran dapat terus ditekan sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh pekerjaan maupun mampu menciptakan usaha secara mandiri.
Penulis: Dedi
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.











