“Pembangunan desa bukan hanya untuk satu golongan tetapi untuk pemerataan semua warga masyarakat. Insya allah apabila saya terpilih nanti akan menerapkan sistem pemerataan untuk kesejahteraan warga masyarakat desa Wanasari khususnya,” paparnya.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Agus menegaskan, selain itu kepemimpinan saya nanti akan menempatkan tokoh agama sebagai sumber motivasi dan inspirasi, penting nya meningkatkan profesionalisme perangkat desa sebagai pelayan atau abdi masyarakat yang baik.
“Komunikasi dengan segenap komponen masyarakat, serta lebih meningkatkan pemberdayaan masyarakat dari seluruh kekuatan ekonomi, sosial, budaya pertahanan dan keamanan, perlu nya pelayanan kesehatan melalui sadar kebersihan cepat tanggap untuk berobat dengan tuntas belajar,” tegasnya.
Agus menambahkan, desa Wanasari kaya akan potensi alam serta hasil pertaniannya sehingga perlunya peningkatan pembangunan untuk pendapatan utama warga masyarakat desa.
“Artinya pembangunan guna pencapaian pertumbuhan ekonomi melalui perbaikan sarana dan prasarana umum, penyaluran dana bantuan baik dari pemerintah Daerah, Provinsi juga Pusat akan dialokasikan sesuai juklak dan juknis serta aspirasi masyarakat berdasarkan skala prioritas baik pembangunan pisik maupun non pisik,” tambahnya.
Masih beber Agus, dizaman yang sudah modern dan diera digitalisasi ini kejujuran dan keteransafaran dalam hal keterbukaan informasi publik khususnya pengelolaan anggaran Dana Desa (DD) juga dana anggaran lainya itu sangat penting untuk kemajuan desa.
“Pentingnya desa memiliki alat Informasi website desa supaya warga masyarakat tau bisa mengakses informasi Publik khususnya di wilayah desa Wanasari, insyallah dalam ke Pemimpin saya nanti apabila terpilih dan didukung oleh segenap warga masyarakat desa Wanasari penerapan sistem seperti itu akan saya jalankan,” bebernya.
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.















