Sementara itu, Heni Sumarni pengawas SD wilayah Cianjur Kota memaparkan, sosialisasi pinger print tersebut merupakan tindak lanjut program 2017 lalu, yang dimana sebagai pengawas harus jemput bola ke sekolah-sekolah.
“Terkait tentang pinger print, itu kan sudah ada dalam juknis bos 2017 dan surat edaran dari Dinas, serta sudah ada anggarannya. Tujuannya dari pemakaian pinger print itu untuk memantau absensi para guru dan bekerja sesuai tupoksinya. Karena belum semua memakai pinger print, jadi kita selaku pengawas harus menjemput bola salah satunya dengan mengadakan sosialisasi seperti ini,” paparnya.
Lanjutnya, dari jumlah 71 sekolah dasar di Cianjur kota, hari ini yang kita undang 18 kepala sekolah, dan mungkin seterusnya akan berpindah ke sekolah-sekolah lain. Mekanismenya tetap sama, setiap kepala sekolah akan kita undang untuk mengikuti sosialisasi seperti ini, di sekolah yang sudah tentukan, pungkas mantan kepala SDN Limbangansari Cianjur.
(Jay)















