PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
HOME

Ngeri, Warga Bertaruh Nyawa Melewati Jembatan Pasir Cariu

209
×

Ngeri, Warga Bertaruh Nyawa Melewati Jembatan Pasir Cariu

Sebarkan artikel ini

MMN, CIANJUR – Sudah puluhan tahun warga Pasir Cariu, Cianjur Selatan, mendambakan jembatan yang layak pakai. Pasalnya selama ini jembatan sepanjang 20 meter yang menjadi akses satu satunya warga kondisinya sudah rusak parah dan mengancam keselamatan jiwa bagi pengguna.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Pantauan MMN dilokasi, setiap harinya jembatan itu dilalui warga dan anak sekolah. Mereka terpaksa melewati jembatan itu meski nyawa taruhan.

Seperti dikatakan Udis (42) warga setempat, untuk mengantisipasi adanya kecelakaan dan keselamatan pengguna jembatan dirinya bersama warga lainnya berinisiatif untuk menjaga dilokasi jembatan secara bergantian.

“Terutama anak anak sekolah yang setiap harinya melewati jembatan ini, kami gendong dan tuntutan mengingat kondisi jembatan yang sudah rusak parah,” ujar Udis kepada MMN, Minggu (28/7).

Lanjut Udis, dengan tidak menyurutkan semangat belajar anak anak untuk mencari ilmu kami bersama warga lainnya berusaha semaksimal mungkin membantu mereka untuk menyeberangi jembatan dengan cara digendong karena khawatir terjatuh.

“Untuk saat ini hanya sebatas perbaikan ringan yang sifatnya sementara yang dapat dilakukan warga agar jembatan itu tetap masih bisa dipakai,” terangnya.

Ia menambahkan, semua ini tak lepas peran dari warga dan ormas Pemuda Pancasila ranting desa Walahir yang terus berupaya memperbaiki agar jembatan itu dapat digunakan.

“Itupun hanya mengganti bambu dan tali jembatan saja dengan alat seadanya, sebab kalau membangun jembatan permanen butuh banyak biaya yang sangat besar,” ucapnya.

Sementara Acuy (35) warga setempat berharap pemerintah baik pusat dan daerah dapat membantu perbaikan jembatan yang sudah puluhan tahun didambakan warga.

“Jembatan yang menyambungkan antara Kampung Puncak Cariu dengan Kampung Cijeruk ada kurang lebih 167 jiwa yang mengunakan akses jembatan itu. Semoga saja pemerintah akan membantu dan perbaiki jembatan yang menjadi akses satu satunya warga,” tandasnya.(Jay)

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *