MMN.co, Cianjur – Perbatasan Garut- Cianjur Selatan dijaga ketat oleh Tim Gabungan dari Forkopimcam Cidaun untuk mengantisipasi pemudik yang mau mengarah ke wialyah kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan, Jawa Barat.
Pantuan MMN.co, personil gabungan dari Forkopimcam Cidaun, petugas medis dari Puskesamas dibantu Linmas desa Karangwangi berjaga ketat diperbatasan Rest Area Cilaki, Desa Karangwangi. Setiap kendaraan ber pelat nomor luar Kabupaten Cianjur yang mau menuju ke Cidaun diperiksa.
Camat Cidaun Herlan Iskandar mengatakan, kegiatan penyekatan diperbatasan Garut-Cidaun guna menghalau para pemudik yang mengarah ke wilayah kecamatan Cidaun.
“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa instruksi Pemerintah pusat untuk melarang mudik lebaran tahun 2021, maka kami bersama tim gabungan melaksanakan penyekatan diperbatasan Cianjur Selatan-Garut Selatan tepatnya di Rest Area Cilaki karangwangi,” ujar Herlan kepada wartawan, Kamis (6/5/2021).
Lanjut Herlan, pelarangan mudik untuk menekan penyebaran virus Covid-19 yang mana angka penyebarannya masih lumayan tinggi. Oleh karena itu dirinya menghimbau kepada warga Cianjur Selatan khususnya Kecamatan Cidaun untuk mengurungkan niat mudik atau menunda dulu mudiknya sebab apabila memaksakan maka Tim Gabungan Forkopimcam akan memutar balikan.
“Dari mulai pelaksanaan kegiatan sudah 10 mobil yang sudah diputar arah balik. Adapun personil yang dilibatkan hari pertama kegiatan penyekatan diantaranya 4 orang anggota TNI dari Kormail Cidaun, 8 orang anggota Polri dari Polsek Cidaun, 4 orang Satpol-PP Kecamatan Cidaun, 8 orang tenaga medis Puskemas Cidaun, dibantu dari Linmas Desa Karangwangi 8 orang,” terangnya.
Ia menambahkan, “Adapun sasarannya pengendara baik roda 2 dan 4 yang mengunakan plat nomor luar Kabupaten Cianjur yang tujuannya mudik ke Cianjur Selatan, khususnya Kecamatan Cidaun yang tidak bisa memperlihatkan surat bebas Covid-19. Maka akan kami putar arah balik,” pungkasnya.
(Jay)















