SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Daerah

Memprihatinkan, Pelaksanaan Proyek Peningkatan Jalan Damai Kota Langsa Langgar K3

67
×

Memprihatinkan, Pelaksanaan Proyek Peningkatan Jalan Damai Kota Langsa Langgar K3

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Langsa – Proyek Peningkatan Jalan Damai dalam wilayah Kecamatan Langsa Kota dan Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, senilai Rp.1.205.145.791, secara visual rekanan mengabaikan peraturan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang telah di perundang-undangkan.

Sesuai peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 10 tahun 2021.

Fakta dilapangan MetroMediaNews.co melihat para pekerja yang tidak dilengkapi dengan safety (pengamanan). Diketahui pekerjaan tersebut berada di bawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Langsa, sudah berjalan beberapa bulan hari ini patut dipertanyakan masalah ke kelengkapan dalam bekerja. Apakah ini kelalaian atau memang disengaja ?.

Ketentuan K3 yang wajib diterapkan oleh setiap pekerja dianggap sebagai langkah penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. Namun, proyek peningkatan jalan damai ini justru terkesan tidak mengedepankan prinsip keselamatan kerja. Sehingga bisa berakibat kecelakaan kerja dan penyakit.

Salah seorang pekerja yang tidak diketahui namanya itu dilapangan yang dikonfirmasi oleh media menyebutkan, “ini proyek pekerjaan punya Herman Tindek,” ujarnya singkat pada, Jum’at (09/08/2024) bekisar Pukul 10.40 Wib.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Langsa, Samsul Bahri belum bisa dikonfirmasi oleh media ini, terkait hal diatas.

Disisi lain, seharusnya Dinas PUPR Kota Langsa melakukan evaluasi dan pengawasan ke lokasi proyek dan menegaskan kepada pihak rekanan supaya melengkapi pekerja dengan Safety untuk meminimalisir insiden kecelakaan kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *