LABUHANBATU – Menyikapi informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait dugaan kelangkaan gas LPG subsidi 3 kilogram, Polres Labuhanbatu bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Pertamina PT Lobusona Perdana Tri Jaya yang berlokasi di Jalan H Adam Malik, Kelurahan Lobusona, Kecamatan Rantau Selatan, Rabu (3/6/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan ketersediaan stok serta menjamin kelancaran distribusi LPG subsidi yang menjadi kebutuhan vital masyarakat, khususnya rumah tangga dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Kanit II Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polres Labuhanbatu, IPDA Seniman, bersama tim yang turut melibatkan unsur Humas Polres serta awak media. Kehadiran aparat kepolisian di lapangan menjadi bentuk respons cepat terhadap isu yang berkembang agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan itu, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, mulai dari pengecekan fisik tabung LPG 3 kilogram, verifikasi data ketersediaan stok di lokasi, hingga penelusuran alur distribusi dari SPBE menuju agen dan pangkalan resmi. Pemeriksaan dilakukan secara transparan untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam proses distribusi gas bersubsidi tersebut.
“Berdasarkan hasil pengecekan dan keterangan dari pihak perusahaan, stok LPG subsidi masih tersedia dan distribusinya berjalan normal,” ujar IPDA Seniman di lokasi sidak.
Dari hasil pendataan di lapangan, diketahui bahwa PT Lobusona Perdana Tri Jaya saat ini memiliki cadangan LPG sebanyak 77,249 ton yang tersimpan di tangki timbun. Dari jumlah tersebut, sekitar 48,720 ton telah disalurkan kepada masyarakat melalui jaringan distribusi resmi yang telah ditentukan.















