PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
DaerahEkonomiKab. PemalangKomunitas

Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi, Ratusan Nelayan Pemalang Terpaksa Tidak Melaut

386
×

Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi, Ratusan Nelayan Pemalang Terpaksa Tidak Melaut

Sebarkan artikel ini
Ratusan Nelayan Pemalang Terpaksa Tidak Melaut Akibat Gelombang Tinggi

PEMALANG – Cuaca ekstrem yang disertai gelombang tinggi di perairan utara Laut Jawa dalam beberapa pekan terakhir membuat ratusan nelayan di Kabupaten Pemalang memilih tidak melaut.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Kondisi tersebut terlihat di Pelabuhan Perikanan Tanjungsari, Kecamatan Pemalang, Rabu (10/6/2026), di mana ratusan kapal nelayan berukuran kecil hingga besar tampak bersandar dan tidak beroperasi.

Banyaknya kapal yang parkir di dermaga bahkan menyebabkan area sandar menjadi padat, sehingga sejumlah kapal harus berdesakan dan berpotensi mengalami kerusakan akibat saling berbenturan.

Nelayan Pilih Menunggu Cuaca Membaik

Salah seorang nelayan, Halim (50), mengaku baru kembali mencoba melaut setelah beberapa pekan menghentikan aktivitasnya akibat cuaca buruk.

Namun, ia mengaku tetap membatasi area penangkapan ikan dan tidak berani berlayar terlalu jauh dari pantai.

“Saya baru mau melaut lagi, itu pun hanya di sekitar perairan dekat pantai. Cuaca dan angin kencang masih cukup terasa sehingga belum berani ke tengah laut,” ujarnya.

Menurut Halim, sebagian besar nelayan masih memilih menunggu kondisi cuaca benar-benar membaik demi keselamatan mereka saat bekerja di laut.

Pendapatan Keluarga Nelayan Terdampak

Terhentinya aktivitas melaut dalam waktu cukup lama turut berdampak pada kondisi ekonomi keluarga nelayan.

Salah seorang istri nelayan yang enggan disebutkan namanya mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari karena tidak adanya pemasukan dari hasil tangkapan ikan.

“Sudah beberapa bulan suami saya tidak melaut karena cuaca buruk. Kondisi ini cukup berat karena pemasukan keluarga berkurang drastis,” tuturnya.

Menurutnya, sebagian keluarga nelayan kini harus mencari alternatif penghasilan sambil menunggu cuaca kembali normal.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *